Kualitas Atap Fiber – Material atap menjadi salah satu elemen penting dalam sebuah bangunan, tak hanya hunian, atap memiliki fungsi sebagai elemen teduh dari bangunan lainnya, seperti Gazebo, balkon, carpot, hingga lain sebagainya.
Penggunaan atap, mampu meredam atau melindungi bagian bawah bangunan dari panas, hujan, sehingga seluruh penghuni akan merasa aman dan nyaman saat berteduh atau didalam bangunan hunian.
Pastinya pemilihan material atap sangat penting untuk mencari yang nyaman dan aman.
Salah satu atap yang banyak digunakan yakni atap fiber, fiber atau dikenal dengan atap spandek atau sirap ini merupakan variasi atap yang paling populer digunakan pada era bangunan modern saat ini.
Bahkan atap fiber memiliki keunikan tersendiri, bahkan kualitas atap fiber sangat diunggulkan.
Jika tertarik menggunakan atap fiber, alangkah baiknya Anda mengenal beberapa ulasan mengenai atap fiber dari kualitas, cirikhas, kelebihan, hingga harga dipasaran. Berikut informasinya :
Kualitas Atap Fiber

Atap Fiber merupakan material penutup bangunan yang terbuat dari serat sintetis yang terdiri dari olahan bahan kimia dengan proses pabrikasi, sehingga menghasilkan bentuk lembaran yang bergelombang.
Penggunaan atap fiber sangat populer dikalangan kontruksi bangunan, sebab penggunaan atap fiber dirasa lebih aman digunakan ketimbang jenis atap rumah lainnya, sperti atap alrderon, atap kayu sirap ataupun atap asbes.
Baca juga : Kelebihan Atap Sirap di Zaman Milenial! apakah masih cocok? ini 5 Alasannya
Hal ini disebabkan, atap fiber memiliki kualitas yang prima saat digunakan diberbagai kondisi cuaca, sehingga sangat cocok untuk iklim tropis seperti indonesia.
Model atap Fiber

Diolah dengan teknologi pabrikasi, sehingga atap fiber terdiri dari 2 model yang bisa dipilih, seperti atap fiber rata dan bergelombang, dimana kedua model tersebut memiliki kualitas tersendiri, dengan fungsinya. Antara lain :
- Kualitas Atap Fiber Datar : Jenis Atap fiber datar memiliki 2 tipe, sirap fiber/GRP, atap model ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada hunian kontroporer, atap fiber datarpun memiliki 2 tampilan, antara bening dan berwarna, pilih sesuai kebutuhan dan konsep bangunan.
- Atap fiber bergelombang : model atap bergelombang mampu mengalirkan air secara baik, warnanyapun cukup banyak dan cantik, model ini paling banyak digunakan untuk atap teras rumah atau kanopi rumah
Atap fiber pengganti Kaca
Penggunaan atap fiber pada hunian, mampu menjadi solusi untuk menggunakan kaca pada hunian, dengan modal dan bentuk yang lebih elastis dan Transfaran.
Sehingga banyak digunakan untuk area luar hunian, seperti kanopi pada garasi luar, area berjemur, area taman, serta beberapa area yang membutuhkan pencahayaan langsung, bahkan atap fiber cocok untuk kanopi area jemur pakaian.
Atap Fiber memiliki ketebalan mulai dari 1 mm hingga 2 mm sedangkan panjangnya maksimum bisa mencapai 12 meter, namun jika ukuran terlalu panjang. Atap fiber, bisa dipotong dengan mudah hanya menggunakan gunting atau menggunakan gerinda agar lebih cepat.
lalu, apa bedanya dengan atap seng dan atap lainnya?
Keunggulan Atap FIber

Seperti yang disinggung diatas, dimana atap fiber memiliki banyak keunggulan ketimbang atap hunian lainnya, hal ini dikarenakan banyaknya keunggulan saat penggunaannya. seperti :
1. Cocok saat Hujan atau Panas
Keunggulan dari penggunaan atap fiber yakni ketahananya terhadap berbagai cuaca, sehinggaa penggunaannya akan bertahan lebih lama, dengan adanya perubahan tersebut, atap fiber tidak mudah patah atau retak.
2. Meredam Suara Hujan
Beberapa jenis atap hunian, kerap mengeluarkan suara bising saat terjadi hujan, sehingga menggangu telinga pemilik hunian, namun tidak dengan atap fiber yang mampu menahan suara bising hujan sehingga lebih nyaman dan aman.
3. Ruang terasa sejuk
kelebihan atap fiber lainnya yakni memiliki kualitas dan sifat yang lebih sejuk, sehingga atap fiber sangat populer untuk kebutuhan pemakaian fabrik, teras dan kanopi.
Bahkan beberapa jenis atap fiber mampu memantukan cahaya matahari berlebih, ditambah lapisan pelindung sinar UV, sehingga atap lebih aman, nyaman tanpa takut merasa panas.
Baca Juga : 7 Desain Balkon Minimalis yang Anti mainstream, lebih Ekonomis!
4. Pemasangan Praktis dan Cepat
Dikarenakan memiliki bobot yang ringan, kelebihan atap fiber sangat praktis dalam pemasangannya, bahkan tidak memerlukan alat berat, Anda hanya perlu memasangkan atap fiber dengan sekrup pada pondasi yang disediakan.
Walaupun banyak kelebihan yang bisa dirasakan dengan penggunaan atap fiber, namun atap fiberpun memiliki beberapa kekurangannya lho, seperti :
Kekurangan Atap Fiber
1. Warna Cepat Pudar
Campuran bahan kimia dari olahan fiberglass ini tidak bisa utuh menyatu dengan cat, sehingga saat hujan tiba, warna fiber terlihat luntur,
Namun, warna luntur akan lebih terasa dimodel atpa flat sehingga Anda bisa menggunakan atap gelombang dengan warna original atau tranfaran untuk tampilan yang lebih awet.
2. Perawatan cenderung Mahal
Walaupun tergolong cepat dalam pemasangannya, atap fiber memiliki kecenderungan yang sulit saat perawatan terkhususnya atap fiber dengan tampilan berwarna, hal ini dikarenakan warna yang mudah pudar, sehingga cenderung lebih mahal saat mewaranainya lagi.
Harga Atap Fiber Perlembar
Atap fiber memiliki harga yang relatif lebih mahal, biasanya atap fiber tersedia ditoko material dengan harga perlembar, berikut beberapa daftar harga atap fiber perlembarnya.
| Merk Atap Fiber | Ukuran | Harga Perlembar |
| Fiber Alsynite | Ketebalan 2mm | Rp 250.000/lembar |
| Fiber Ecoplas | Ketebalan 0,8 mm | Rp 40.000/lembar |
| Fiber Chlandianplast | Panjang 3m | Rp175.000/lembar |
| Fiber Solarstuff | Panjang 1,8 – 6m Lebar 75 cm | Rp 234.000 hingga Rp780.000/lembar |
| Fiber Fibrelux | Ketebalan 1-2 mm | Rp 250.000 hingga RP500.000/lembar |
Harga atap fiber, sewaktu waktu bisa berubah tergantung wilayah atau ukuran yang ada di toko bangunan disekitar Anda
Jadi, tertarik menggunakan atap fiber?
