Atap Sirap – Atap merupakan elemen penting dalam sebuah hunian karena berfungsi melindungi dari panas dan hujan. Oleh karena itu, pemilihan material atap perlu dipertimbangkan dengan baik.
Apalagi terdapat berbagai jenis atap yang bisa kamu pilih dengan kualitas dan tampilan yang bervariasi. Seperti spandek, asbes, genteng dan jenis atap lainnya. Namun, ada lho jenis atap yang memiliki tampilan berbeda dengan kualtias yang lebih tinggi.
Ya, salah satunya yakni Atap Sirap. Merupakan jenis material atap yang dibuat dengan material kayu solid, dan dibentuk lembaran segitiga yang disusun untuk menampilkan atap yang lebih cantik.
Atap sirap cocok digunakan pada bangunan besar, seperti museum, keraton, balai konversi, tempat ibadah, bahkan kamu bisa menggunakannya untuk bangunan Hunian. Jenis kayunyapun tidak sembarang, jenis seperti apa kayu? berikut informasinya :
Jenis Kayu Atap Sirap

Seperti yang sudah disiinggung diatas, atap sirap terbuat dari material kayu solid yang diolah membentuk lembaran atap, dan yang bagus terbuat dari kayu jati dan kayu ulin.
Dimana kayu tersebut terkenal dengan kualitas daya tahannya yang tinggi, serta kuat terhadap perubahan cuaca.
Atap Kayu Ulin dan Kayu jati terkenal dengan ketahananya terhadap serangan rayap dan tidak mudah keropos, sehingga akan jauh lebih tahan lama ketimbang jenis kayu lainnya.
1. Kualitas Atap Sirap Kayu Ulin
Kayu Ulin menjadi jenis kayu yang digunakan untuk pembuatan sirap, kayu satu ini dikenal sangat kuat dan awet, dengan kelas kuat I dan kelas awet I, dimana ketahanan cuacanya tidak bisa diremehkan.
Baca Juga : Ketahui Asal Kayu Ulin, Karakteristik, kelebihan hingga 2 Manfaat Spesial untuk Hunian
Kayu ulinpun tahan terhadap s erangan rayap dan perubahan kelembaban suhu, sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan pembuatan atap. Warna kayu ulinpun, sangat cantik dengan balutan warna cokelat gelap, yang mampu menampilkan atap hunian yang elegant dan mewah.
2. Kualitas Atap Sirap Kayu Jati
Kayu Jati menjadi jenis kayu kedua yang bisa kamu gunakan untuk kebutuhan atap, memiliki daya tarik dari segi tampilan yang artistik, kayu jatipun masuk kedalam kayu kelas awet I dan Kuat I, dimana kualtias tersebut sangat unggul untuk kebutuhan atap.
Tak hanya itu, penggunaan kayu jatipun terkenal dengan ketahananya terhadap rayap dan jamur, hal inilah yang membuat kayu jati kerap menjadi alternatif pengganti kayu ulin yang lebih ekonomis.
Baca Juga : Mengenal Kayu Jati, Grade, Asal Muasal Hingga Produk Pilihan Terbaik 2022
Desain yang unik, dan material yang natural, membuat tampilan bangunan terasa lebih elegant, mewah dan juga artistik, tentunya memiliki beberapa kelebihan ketimbang jenis atap lainnya, kira-kira apa saja kelebihan dari penggunaan atap sirap? berikut informasinya :
Kelebihan Atap Sirap
1. Tahan Terhadap Cuaca ekstream

Salah satu kelebihan dari penggunaan sirap yakni Ketahanannya terhadap berbagai jenis cuaca, apalagi jenis kayu yang digunakan memiliki kualitas ketahanan dan keawetan yang baik.
Sehingga atap sirap memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap hawa panas, dan menahan hujan ekstream. Tentunya, dengan penggunaan jenis atap ini, membuat rumah semakin sejuk tanpa pemakaian pendingin udara.
Tak heran jika rumah-rumah dahulu menggunakan material atap ini sebagai material atapnya, bahkan penggunannya mampu bertahan hingga puluhan bahkan ratusan tahun lamanya.
2. Pemasangan yang Mudah

Terbuat dari jenis kayu dengan bobot yang ringan, membuat pemasangan atap sirap dibilang lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu lama untuk memasangkan, tapi demi hasil yang lebih sempurna, kami sarankan untuk menggunakan ahli pasang.
3. Kesan Artistik

Walaupun tampilan kayu kerap menampilkan kesan kuno dan jadul, namun pemasangan atap sirap mampu menonjolkan kesan etnik dan artistik pada hunian, sebab bentuknya yang panjang runcing dan sejajar membuat tampilan atap lebih elegant.
Baca Juga : Bikin Betah! Ini Dia 6 Jenis Lantai Terbaik untuk Rumah dengan Fungsinya
Terlebih lagi, warna kayu yang digunakanpun menambah kesan natural yang lebih bernilai jual tinggi. Hal inilah yang membuat bangunan bersejarah dan penting menggunakan material sirap sebagai bahan atapnya.
4. Kuat dan Tahan Lama

Salah satu kelebihannya yakni ketahanan dan tingkat kokoh yang tinggi, sehinggga kamu bisa menggunakan atap sirap hingga ratusan tahun tanpa mengganti material lagi.
Tak heran, jika penggunaan kayu ulin dan jati sangat ideal untuk dijadikan bahan baku atap, sebab ketahanan dan tingkat awetnya sangat tinggi.
5. Makin Tua Makin Indah

Pernyataan di atas merangkum berbagai kelebihan atap sirap. Seiring bertambahnya usia, tampilannya justru semakin estetis.
Tak jarang, keindahannya terlihat lebih maksimal setelah digunakan selama 10 tahun atau lebih.
Dengan daya tahan yang panjang, ini juga memberikan nilai tambah secara ekonomis. Tak hanya fungsional, material ini bisa menjadi investasi jangka panjang untuk hunianmu.
Jadi, tertarik menggunakan atap sirap?
