Atap adalah bagian penting dari setiap struktur bangunan. Selain memberikan perlindungan dari elemen-elemen alam seperti hujan, panas, dan salju, atap juga berperan dalam menciptakan tampilan keseluruhan rumah atau bangunan.
Salah satu pilihan atap yang populer dan efisien adalah atap bitumen.Atap adalah bagian penting dari setiap struktur bangunan. Selain memberikan perlindungan dari elemen-elemen alam seperti hujan, panas, dan salju.
Promo Lantai Kayu Via Shoppe Hingga 35%
Atap juga berperan dalam menciptakan tampilan keseluruhan rumah atau bangunan. Salah satu pilihan atap yang populer dan efisien adalah atap bitumen. Agar lebih mengenal dengan atap bitumen, ketahui informasinya berikut :
Mengenal Apa Itu Atap Bitumen?

Atap aspal umumnya terbuat dari aspal atau bitumen yang dicampur dengan berbagai bahan lain, seperti pasir batu, fiberglass, dan lapisan alga. Menurut Central Roofing, atap aspal pertama kali dikembangkan pada tahun 1893.
Awalnya, atap ini hadir dalam bentuk gulungan, meskipun pada saat itu belum menggunakan batu-batuan sebagai komponen utama. Pada tahun 1897, berbagai bahan tambahan mulai digunakan untuk meningkatkan kekuatan genteng bitumen, termasuk kulit tiram, batu kapur, tanah liat, dan silika.
Kemudian, genteng bitumen atau atap aspal shingles mulai muncul di Amerika pada tahun 1900-an. Bentuknya telah dipotong menjadi beberapa tab, termasuk multitab.
Pada tahun 1903, jenis atap ini mulai diproduksi secara massal dan digunakan oleh masyarakat umum. Produksi genteng bitumen terus berkembang, mencapai 11 juta produksi pada tahun 1939.
Produk genteng bitumen yang diproduksi pada tahun 1939 awalnya tidak memiliki perekat. Pada tahun 1950, perekat mulai ditambahkan di antara genteng, dan pada tahun 1960, penggunaan fiberglass dalam pembuatannya mulai diperkenalkan.
Kelebihan Atap Bitumen

Berikut beberapa kelebihan dari penggunaan atap satu ini, untuk itu sebelum menggugnakannya, ketahui beberapa kelebihannya berikut :
1. Keindahan yang Menonjol
Atap bitumen menawarkan beragam pilihan gaya dan warna yang dapat meningkatkan estetika rumah Anda. Anda dapat memilih dari berbagai varian warna dan pola yang sesuai dengan gaya arsitektur rumah Anda.
Apakah Anda menginginkan tampilan yang klasik atau kontemporer, atap bitumen dapat menyesuaikan diri dengan preferensi desain Anda. Ini adalah solusi elegan untuk meningkatkan daya tarik visual rumah Anda.
2. Ringan namun Tahan Lama
Salah satu keunggulan utama atap bitumen adalah bobotnya yang ringan. Dalam satu meter persegi, beratnya hanya sekitar 13kg, jauh lebih rendah dibandingkan dengan genteng beton atau genteng keramik yang dapat mencapai 50kg hingga 60kg.
Meskipun ringan, atap bitumen tetap tahan lama dan kokoh. Proses pembuatannya yang melibatkan pemanasan tinggi menjadikannya tahan terhadap cuaca ekstrem dan benturan.
Baca Juga : Atap Fiber : Kualitas, Keunggulan, Kekurangan, Harga Perlembar
3. Kualitas Suara yang Unggul
Atap bitumen memiliki kemampuan luar biasa untuk meredam suara. Suara hujan deras atau angin kencang yang menerpa atap tidak hanya akan lebih tenang, tetapi juga lebih nyaman.
Ini menciptakan lingkungan yang lebih damai di dalam rumah Anda, mengurangi gangguan dari suara luar. Selain itu, atap bitumen juga mampu meredam suara dari luar, seperti lalu lintas atau kebisingan lingkungan.
4. Kemudahan dalam Pemasangan
Atap bitumen mudah dipasang, terutama karena fleksibilitasnya. Ini dapat dengan mudah mengikuti bentuk bangunan Anda, termasuk sudut-sudut curam atau desain yang rumit.
Ini mengurangi biaya tenaga kerja dan waktu yang dibutuhkan untuk instalasi. Jika Anda mencari opsi atap yang efisien dalam hal pemasangan, atap bitumen adalah pilihan yang tepat.
5. Tahan Terhadap Cuaca Ekstrem
Atap bitumen tahan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem, termasuk panas, dingin, hujan, dan salju. Bahan bitumen yang digunakan dalam genteng ini tahan terhadap korosi dan kerusakan akibat cuaca.
Ini berarti Anda tidak perlu khawatir tentang perawatan yang terlalu sering. Atap atap satu ini akan tetap terlihat bagus dan berfungsi optimal dalam jangka waktu yang lama.
Dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki, atap satu ini menjadi pilihan yang cerdas untuk rumah Anda. Ini bukan hanya tentang melindungi rumah dari elemen cuaca, tetapi juga meningkatkan nilai estetika dan kenyamanan rumah Anda.
Kekurangan Atap Bitumen

1. Rentan Terhadap Cuaca Ekstrem
Meskipun atap bitumen tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, seperti panas dan dingin, ia dapat menjadi rentan terhadap cuaca ekstrem. Suhu yang sangat tinggi atau sangat rendah dapat memengaruhi ketahanan atap satu ini .
Pada suhu ekstrem, genteng bitumen dapat mengalami perubahan fisik, seperti perubahan bentuk atau retakan. Ini dapat memengaruhi masa pakai genteng secara keseluruhan.
2. Umur Hidup yang Lebih Pendek
Atap bitumen cenderung memiliki umur pakai yang lebih pendek daripada beberapa alternatifnya, seperti genteng beton atau genteng metal. Meskipun atap satu ini umumnya tahan lama, biasanya memiliki masa pakai sekitar 20 hingga 30 tahun.
Ini berarti Anda mungkin perlu lebih sering mengganti genteng bitumen dibandingkan dengan pilihan atap yang lebih tahan lama.
3. Pemeliharaan yang Diperlukan
Untuk menjaga atap bitumen tetap dalam kondisi baik, pemeliharaan teratur diperlukan. Ini mencakup pembersihan atap, perbaikan retakan atau kerusakan, dan pemantauan rutin.
Jika pemeliharaan tidak dilakukan dengan baik, genteng bitumen dapat mengalami masalah yang memerlukan biaya perbaikan yang signifikan.
Baca Juga : Kelebihan Atap Sirap di Zaman Milenial! apakah masih cocok? ini 5 Alasannya..
4. Keterbatasan dalam Desain
Atap bitumen umumnya lebih terbatas dalam hal desain dibandingkan dengan beberapa alternatifnya. Ini terutama berlaku untuk bitumen aspal shingles yang memiliki bentuk dan gaya tertentu.
Jadi, jika Anda memiliki desain atap yang sangat spesifik atau tidak biasa, genteng bitumen mungkin tidak menjadi pilihan terbaik untuk Anda.
