Kayu Albasia 4 1

Fakta Kayu Albasia dari Kualitas dan ciri cirinya

Kayu Albasia – Kebutuhan Kayu kerap menjadi pilihan terbaik bagi beberapa kontruktor untuk membangun tampilan hunian yang lebih Hidup dan Mewah. Beberapa Kayu pilihan seperti Jati, merbau dan ulin kerap menjadi Alternatif pilihan.

Tapi, Tak hanya ketiga jenis kayu itu saja lho yang bisa kamu gunakan, tentunya masih banyak material kayu dengan kualifikasi tinggi dan harga yang rendah yang bisa kamu pilih. Seperti jenis kayu satu ini, Yakni Kayu Albasia.

Mungkin sebagian dari kita masih terdengar asing dengan material kayu satu ini, namun beberapa kontruksi dan pengerajin furniture sering menggunakan jenis kayu satu ini lho. Tak hanya karena warna cerah dan serat yang cantik saja, melainkan tingkat kuat dan awetnyapun jadi point tambahannya.

Nah, bagi kamu yang sedang mencari informasi lengkap seputar Material Kayu Albasia, kali ini Kiosparket-jakarta akan membahas mengenai Kayu satu ini untuk kamu jadikan, inspirasi atau pengetahuan umum. Untuk itu, yuk simak ulasannya hingga tuntas.

Fakta Kayu Albasia

Kayu Albasia 1

Mengenal Ciri kayu albasia, tentunya perlu mencari tahu terlebih dahulu mengenai karakteristik dan seputar dari pohon Albasia agar lebih lengkap dan yakin untuk menggunakannya, antara lain :

karakteristik Pohon Albasia

Albasia atau dikenal dengan Pohon Sengon memiliki nama Latin Albizia chinensis yang merupakan satu jenis pohon anggota Suku Fabaceae, pohon ini tersebar alami di beberapa negara seperti India, Asia Tenggara, Tiongkok, Hingga Negara Indonesia.

Di Indonesia sendiri Kamu bisa menemukan pohon satu ini dibeberapa wilayah, seperti Sulawesi Selatan, Maluku, papua, Jawa dan sebagainya. Pohon ini tersebar secara alami di Indonesia.

Baca Juga : Ketahui 5 Jenis Kayu Kelas II yang Paling Direkomendasikan. Salah satunya Anti Air!

Tinggi pohon Albasia

Memiliki karakteristik pohon yang sempurna, dengan tinggi mencapai 30 – 45 meter, dengan gemang batangnya mencapai 70-140cm ini, memiliki warna abu-abu gelap pada kulit pohonnya, dengan gigir gigir melintang.

Manfaat Daun Albasia

Pohon Albasia, terkenal dengan daun sengonnya yang berbentuk seperti selor, yang bermanfaat sebagai pakan ternak, karena memiliki kandungan protein yang tinggi bagi ternak.

Manfaat Kayu Albasia

Tidak hanya digunakan sebagai industri bahan bangunan saja, ternyata manfaat kayu albasia sering dimanfaatkan juga sebagai bahan peti, perahu, industri korek api, industri pensil dan sebagainya, apalagi kayu albasia atau sengon memiliki harga jual yang cukup tinggi.

Lalu, apa yang membuat kayu albasia cocok untuk bahan kontruksi dan manfaat lainnya? Yuk ketahui karakteristik & Kualitas kayu Albasia lebih Spesifik, diantaranya berikut :

Kualitas Kayu Albasia

Kayu Albasia 3

Berikut beberapa informasi mengenai kualitas dari kayu albasia, ketahui berikut sebelum digunakan. Antara lain :

Karakteristik Kayu albasia

Kayu Albasia, dikenal juga sebagai kayu Sengon, adalah salah satu material yang memiliki karakteristik unik dan bermanfaat. Meskipun tidak sekuat dan seawet kayu jati, kayu Albasia tetap memiliki nilai tersendiri dalam dunia konstruksi dan furnitur.

Kayu ini termasuk dalam golongan kayu kelas awet III-IV dan kelas kuat III-IV, yang menunjukkan bahwa meskipun tingkat keawetannya dan kekuatannya berada di bawah kayu kelas I atau II, kayu Albasia masih dapat diandalkan untuk berbagai aplikasi.

Kayu ini sangat cocok untuk digunakan dalam pembuatan furnitur hunian seperti meja, kursi, dan lemari, serta untuk kebutuhan konstruksi ringan seperti rangka atap dan dinding.

Kelebihan lain dari kayu Albasia adalah harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kayu jati, serta pertumbuhannya yang cepat sehingga lebih ramah lingkungan karena bisa diperbaharui dalam waktu singkat.

Selain itu, kayu Albasia juga mudah diolah dan dikerjakan, membuatnya menjadi pilihan yang praktis bagi para pengrajin kayu dan tukang bangunan.

Dengan semua karakteristik tersebut, kayu Albasia merupakan alternatif yang menarik dan ekonomis untuk memenuhi kebutuhan konstruksi dan furnitur hunian.

Baca Juga : Ini Baru Benar, yuk ketahui 8 Cara Merawat Lantai Kayu secara Detail

Ciri – Ciri Kayu Albasia

Kayu Albasia memiliki tekstur yang mirip dengan kayu Randu atau kapuk. Ketika disentuh, teksturnya terasa lebih lunak dan halus saat digenggam, memberikan kesan lembut dan nyaman.

Dari segi warna, kayu Albasia cukup mencolok dengan bagian tengah yang berwarna putih kontras dengan bagian lainnya yang berwarna cokelat pucat. Ini memberikan tampilan yang menarik dan berbeda dari jenis kayu lainnya.

Selain itu, kayu Albasia memiliki aroma khas yang mudah dikenali, menyerupai bau pohon petai atau kamper saat baru ditebang. Meskipun aroma ini cukup kuat pada awalnya

Tidak perlu khawatir karena akan memudar seiring waktu saat kayu mengering. Karakteristik ini menjadikan kayu Albasia sebagai pilihan menarik dalam pembuatan furnitur dan berbagai keperluan konstruksi.

Kelebihan Kayu Albasia

1. Memiliki Bobot Ringan

Kayu Albasia memiliki bobot yang ringan, menjadikannya mudah untuk dipindahkan dan diolah. Sifat ini sangat bermanfaat dalam konstruksi dan pembuatan furnitur karena mengurangi beban kerja dan biaya transportasi.

Selain itu, kayu Albasia terkenal tahan terhadap serangan rayap, sebuah keuntungan besar yang meningkatkan masa pakainya dan mengurangi kebutuhan perawatan serta penggantian.

2. Ketahanan dan keawetan yang Panjang

Kayu Albasia juga memiliki tingkat keawetan dan kekuatan yang cukup tinggi. Walaupun tidak sekuat kayu jati, kekuatan ini cukup untuk berbagai aplikasi, mulai dari furnitur rumah tangga hingga elemen konstruksi ringan seperti rangka atap dan dinding. Kekuatan yang cukup ini memastikan bahwa produk yang dibuat dari kayu Albasia dapat bertahan lama dan tetap fungsional.

3. Kemudahan dalam pembuatan apapun

Salah satu keunggulan utama kayu Albasia adalah fleksibilitasnya dalam penggunaan. Kayu ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Dari pembuatan meja, kursi, dan lemari, hingga digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan, kayu Albasia menawarkan solusi yang serbaguna dan praktis.

4. Material Furntiure paling banyak digunakan

Teksturnya yang lunak dan mudah dibentuk menjadikan kayu Albasia sangat disukai oleh para pengrajin dan tukang kayu. Kemudahan dalam pemrosesan ini memungkinkan pembuatan detail yang rumit dan hasil akhir yang halus

memberikan nilai estetika tinggi pada produk akhirnya. Kelebihan ini menjadikan kayu Albasia sebagai pilihan yang menarik dan ekonomis untuk berbagai proyek, dari yang sederhana hingga yang kompleks

Harga Kayu Albasia

Kayu Albasia memiliki banyak keunggulan dan karakteristik sempurna namun tetap terjangkau untuk konstruksi hunian. Berdasarkan beberapa sumber, harga kayu Albasia bervariasi tergantung bentuk dan ukuran.

Untuk balok sepanjang 300 cm, harganya berkisar antara Rp580.000 hingga Rp840.000 tergantung diameternya. Dalam bentuk papan berdiameter 15 cm dan panjang 2,5 m, harganya sekitar Rp17.000.

Sedangkan dalam bentuk triplek berukuran 50×60 cm, harganya berkisar Rp56.000, dengan ketebalan dan proses finishing yang dapat mempengaruhi harga.

Kayu Albasia menawarkan solusi ekonomis tanpa mengorbankan kualitas, cocok untuk berbagai kebutuhan konstruksi dan furnitur hunian.

Bagaimana? Tertarik menggunakan Kayu Albasia?

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top