Kayu Sengon 3

Fakta Kayu Sengon yang Jarang Diketahui

Kayu Sengon – Kayu sengon, dengan pori-pori besar dan bobot yang ringan, sering digunakan dalam berbagai aplikasi seperti bahan bangunan dan furnitur.

Meskipun tidak sekuat kayu jati, kegunaannya cukup beragam, termasuk sebagai penyangga cor, cetakan beton, serta dalam pembuatan pagar konstruksi.

Selain itu, kayu sengon juga sering digunakan untuk pembuatan furnitur dan peti mati. Dikenal dengan nama latin Paraserianthes falcataria, jenis kayu ini tumbuh subur di Asia Tenggara, India, dan China.

Keunggulan utamanya adalah harganya yang terjangkau serta kualitasnya yang cukup bagus, membuatnya diminati dalam berbagai industri. Namun, ada beberapa masyarakat indonesia belum mengetahui kayu satu ini. bagi Anda yang ingin tahu lebih dalam, tentang kayu sengon. Yuk Ketahui ciri, karkateristik, hingga manfaatnya berikut :

Karakteristik Kayu Sengon

Kayu Sengon 2

Kayu sengon, sebagai salah satu jenis kayu usuk, memiliki sejumlah ciri yang perlu diperhatikan. Pertama, dengan densitas berkisar antara 320–640 kg/m³ pada kadar air 15%, kayu sengon termasuk jenis kayu yang ringan, memudahkan dalam penggunaannya untuk berbagai keperluan. Ciri lainnya adalah karakteristik kayunya yang padat dengan serat lurus dan sedikit kasar.

Namun hal ini tidak mengurangi kemudahan dalam pengolahannya menjadi material bangunan dan furnitur. Warna kayu sengon pun bervariasi dari kuning mengkilap hingga cokelat-merah-gading, memberikan fleksibilitas dalam desain produk akhir.

Keunggulan lainnya terletak pada kekuatan dan ketahanannya yang termasuk dalam kelas kuat III–IV dan kelas awet III–IV, serta kemampuan tahan terhadap serangan rayap berkat kandungan zat ekstraktif di dalamnya.

Dengan kombinasi ciri-ciri ini, kayu sengon menjadi pilihan yang menarik untuk berbagai aplikasi konstruksi dan furnitur. Oleh sebab itu, banyak yang masih menggunakan kayu sengon diberbagai kebutuhan.

Namun, yang perlu diketahui, dimana sengon memiliki beberapa jenis, yang dibedakan dari kualitas, tampilan, hingga kebutuhannya. Untuk, lebih mengenal kayu sengon dari jenisnya, yuk simak informasinya berikut :

Jenis Kayu sengon dan Kualitasnya

Kayu Sengon 1

1. Kayu Sengon Solomon

Jenis kayu sengon pertama adalah Solomon, yang dikenal memiliki masa pertumbuhan paling cepat di antara jenis-jenis sengon lainnya. Dalam waktu yang relatif singkat, pohon Solomon dapat mencapai tinggi yang cukup mengesankan.

Pada usia 2 tahun, pohon Solomon biasanya sudah mencapai tinggi sekitar 14 meter, dan pada usia 5 tahun, tingginya dapat mencapai sekitar 20 meter. Karakteristik pohon ini termasuk memiliki jenis akar tunggang yang kuat.

Serat kayu lurus, dan permukaan kayu yang mengkilap. Kombinasi dari pertumbuhan yang cepat dan sifat-sifat kayunya yang menguntungkan membuat kayu sengon jenis Solomon menjadi pilihan yang menarik untuk berbagai aplikasi konstruksi dan pengolahan kayu.

2. Kayu Sengon Laut

Jenis kayu sengon kedua adalah sengon laut, yang dikenal memiliki kelebihan dalam kemudahan pengolahannya untuk material bangunan. Pohon ini juga memiliki pertumbuhan yang cepat; dalam waktu singkat, biasanya hanya dalam satu tahun, pohon sengon laut bisa mencapai ketinggian sekitar 7 meter.

Salah satu ciri yang paling mencolok dari kayu sengon laut adalah warnanya yang putih kecoklatan, hampir cenderung pucat. Karakteristik ini memberikan estetika yang khas dan memberikan pilihan menarik dalam desain produk kayu.

Dengan kombinasi kemudahan pengolahan dan pertumbuhan yang cepat, kayu sengon laut menjadi pilihan yang populer untuk berbagai keperluan konstruksi dan furnitur.

3. Kayu Sengon Tekek

Jenis kayu sengon selanjutnya adalah tekek, yang ditandai dengan warna batangnya yang merah kecoklatan. Sengon tekek memiliki struktur kayu yang kurang padat dan cenderung mudah patah.

Karena karakteristik ini, kayu ini umumnya digunakan sebagai bahan untuk pembuatan kertas, kayu bakar, dan multipleks. Meskipun tidak sekuat jenis kayu sengon lainnya, keberadaan tekek tetap penting dalam industri kayu karena kemampuannya dalam aplikasi tertentu dan ketersediaannya yang cukup melimpah.

4. Kayu Sengon Merah

Jenis kayu sengon terakhir adalah sengon merah, yang juga dikenal dengan nama lain sengon buto. Seperti sengon tekek, kayu ini memiliki kekuatan yang kurang baik dan cenderung lebih rapuh.

Karena sifatnya yang rapuh, sengon merah tidak dapat digunakan sebagai bahan untuk material bangunan seperti pembuatan kusen jendela yang membutuhkan kayu yang kuat.

Namun demikian, sengon merah tetap memiliki nilai dalam industri kayu, terutama untuk aplikasi yang membutuhkan kekuatan yang lebih rendah atau untuk keperluan non-struktural seperti pembuatan kertas atau sebagai kayu bakar.

Baca Juga : 5 Jenis Kayu Tahan Air Paling Kuat! Ketahui Karakteristiknya Disini

Tak hanya itu, kayu sengon memiliki sejumlah keunggulan yang bisa diketahui, sebab dengan kualitasnya yang tinggi, serta kelebihannya yang mumpuni, membuat kayu sengon banyak dimanfaatkan. Lalu, apa saja kelebihannya? Berikut :

Kelebihan Kayu Sengon dari Banyak Aspek

Kayu sengon memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan populer sebagai material bangunan dan furnitur. Pertama, waktu panen yang cepat, dengan pertumbuhan yang pesat, memungkinkan kayu ini dipanen setiap 3-5 tahun sekali.

Kedua, mudah didapatkan karena tumbuh subur dan tersebar luas di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Asia Timur. Ketiga, karakteristiknya yang ringan membuat kayu sengon mudah diolah sesuai kebutuhan. Keempat, popularitasnya sebagai bahan pembuat furnitur semakin meningkat.

Kelima, ketahanannya terhadap serangan rayap berkat kandungan zat ekstraktif di dalamnya, membuatnya sering digunakan untuk membuat peti. Terakhir, harga yang terjangkau, dengan harga per meter kubik bervariasi berdasarkan panjang dan diameter kayu.

Misalnya, ukuran tertentu dapat dibanderol mulai dari Rp500.000 hingga Rp750.000 per meter kubik. Dengan kombinasi ciri-ciri dan keunggulannya, kayu sengon menjadi pilihan yang menarik sebagai material bangunan di rumah maupun untuk kebutuhan furnitur.

Jadi, Sudah tahu apa itu Kayu Sengon?

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top