Karakteristik kayu Nangka – Nangka yang selama ini dikenal merupakan jenis buah-buahan dengan rasa manis dan lezat.
Tak hanya menghasilkan buah yang lezat, ternyata batang pohon Nangka juga bisa menghasilkan kayu dengan kualitas bagus lho.
Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi seputar kayu Nangka mending simak langsung ulasannya di bawah ini.
Karakteristik kayu Nangka
Sebenarnya pohon Nangka memang tumbuh subur di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Tak hanya di Indonesia, pohon Nangka juga bisa dijumpai di negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, Filipina, Thailand, hingga Bangladesh.

Terlepas dari asal-usulnya, kayu Nangka memiliki tekstur halus dengan serat berbentuk lurus atau agak bergelombang.
Untuk tampilan visualnya, kayu ini mengusung warna kuning keemasan namun biasa berubah menjadi cokelat keemasan seiring waktu pemakaian.
Mengenai tingkat kekuatannya, kayu Nangka termasuk kedalam kategori kelas sedang yang membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan konstruksi maupun mebel.
Ketika baru ditebang, batang kayu Nangka memang cukup lunak sehingga mudah dikerjakan. Namun, tingkat kekerasannya akan semakin meningkat setelah kering.
Baca juga: Produk Lantai Kayu Jati
Keunggulan Kayu Nangka

1. Tampilan Warna yang Natural
Dengan mengusung warna kuning keemasan, kayu Nangka dapat menyuguhkan kesan hangat dan alami.
Bahkan dengan sentuhan finishing sederhana saja, ia sudah terlihat begitu elegan meski tidak diberi warna cat yang berlebihan.
2. Mudah Diolah
Selain tampilannya yang berestetika, kayu Nangka juga cukup mudah diolah dengan berbagai bentuk.
Itu sebabnya, mengapa kayu Nangka selalu menjadi andalan bagi para pengrajin lokal untuk dijadikan bahan baku.
3. Ketahanan yang Cukup Baik
Meski bukan termasuk jenis kayu keras, faktanya tingkat ketahanan kayu Nangka terbilang cukup baik.
Tentu saja kayu Nangka ideal digunakan untuk berbagai kebutuhan, entah itu konstruksi bangunan, mebel, kerajinan, dan sebagainya.
4. Harga yang Cenderung Murah
Dari segi harga, kayu Nangka memang relatif lebih murah dibanding dengan jenis-jenis kayu premium seperti ulin maupun jati.
Meski harganya lebih murah, namun kualitas kayu Nangka tidaklah murahan.
5. Ramah Lingkungan
Kayu yang berasal dari pohon Nangka biasanya diambil ketika usianya sudah tua, sehingga penggunaanya lebih efisien sekaligus tidak merusak keseimbangan lingkungan.
Kekurangan Kayu Nangka

1. Tidak Terlalu Keras
Dinilai dari tingkat kekerasannya, Kayu Nangka memang masih kalah jauh dengan jenis kayu jati, benkirai, dan ulin.
Dengan kata lain, Kayu Nangka kurang cocok digunakan untuk kebutuhan konstruksi skala berat.
Baca juga: Berikut 6 Jenis Kayu Keras
2. Rentan Terhadap Serangan Rayap
Seperti jenis kayu tropis pada umumnya, Kayu Nangka juga cukup rentan terhadap serangan rayap maupun hama kayu lainnya.
Oleh karena itu, Kayu Nangka harus melalui proses pengawetan terlebih dulu agar membuatnya tahan terhadap rayap dan jamur.
3. Berpotensi Mengalami Perubahan Warna
Warna dasar Kayu Nangka berupa kuning keemasan yang begitu elegan dan natural.
Akan tetapi, Kayu Nangka bisa mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap seiring dengan waktu pemakaian, terlebih jika sering terpapar sinar matahari secara langsung.
Berbagai Pemanfaatan Kayu Nangka

1. Mebel Atau Furniture
Dalam bidang mebel dan furniture, Kayu Nangka biasanya digunakan untuk pembuatan meja, kursi, lemari, rak, hingga dipan Kasur.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena furniture dari bahan kayu Nangka terkesan lebih elegan.
Baca juga: 5 Jenis Kayu lunak yang digunakan untuk Furniture
2. Kerajinan Ukir
Dengan teksturnya yang mudah dibentuk, tentu saja Kayu Nangka merupakan bahan terfavorit untuk kebutuhan seni ukir.
Dalam bidang ini biasanya kayu Nangka digunakan untuk membuat patung, hiasan dinding, hingga ukiran dekoratif lainnya.
3. Alat Musik Tradisional
Ada beberapa daerah di Indonesia yang kerap memanfaatkan Kayu Nangka sebagai bahan baku untuk pembuatan alat musik tradisional.
Contohnya seperti di pulau Jawa, yang mana Kayu Nangka sering dijadikan gamelan atau kendang.
4. Dekorasi Interior
Kayu Nangka juga ideal digunakan untuk bahan dekorasi interior, seperti pembuatan panel dinding, list plafon, dan lain sebagainya.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai Kayu Nangka seputar karakteristik, keunggulan dan kekurangan, serta pemanfaatannya.
