Jenis Lantai Rumah – Lantai merupakan salah satu bagian dari struktur rumah, yang mana fungsi utamanya untuk memberikan kenyamanan pada tumpuan kaki saat berpijak serta sebagai tempat meletakkan barang-barang di rumah.
Seiring dengan perkembangan desain interior dan peralatan bangunan yang semakin canggih, kini lantai bukan hanya sekedar struktur saja melainkan juga sudah menjadi style pada sebuah hunian. Hal itu bisa dilihat, dimana penggunaan lantai dapat memperindah tampilan rumah kita.
Meski demikian, pemilihan material untuk sebuah hunian itu bukanlah perkara yang mudah lho. Pasalnya, ada banyak sekali jenis material lantai yang tersedia di pasaran.
Tentu saja setiap jenis lantai rumah tersebut memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari bentuk, tingkat keindahan, tingkat kekuatan, hingga harga.
Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan merekomendasikan jenis-jenis lantai terbaik untuk rumah. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.
Jenis Lantai Rumah Terbaik & Kualitasnya
1. Lantai Kayu Solid

Lantai kayu alias parket dapat menghadirkan nuansa mewah, elegan, dan natural pada sebuah hunian. Ada banyak sekali jenis lantai kayu solid yang tersedia dipasaran. Namun, lantai kayu jati dan lantai kayu merbau inilah yang paling laris ketimbang produk parket lainnya.
- Lantai Kayu Solid Jati
- Flooring Kayu Merbau
Kedua jenis lantai rumah kayu parket tersebut kerak kali jadi pilihan terbaik karena kualitas dan tampilannya yang bagus. Bahkan anti rayap dan mampu bertahan hingga puluhan tahun.
Baca Juga : Penasaran, ada apa saja produk Lantai kayu solid? Yuk simak artikel satu ini
2. Lantai kayu Sintetis

Dari segi tampilan, jenis lantai rumah kayu sintetis ini memang tampak seperti lantai kayu solid. Namun dari segi material, maka anda akan mengetahui perbedaan yang cukup jelas antara lantai kayu solid dengan lantai kayu sintetis tersebut.
Sehingga tak heran, jika harga lantai kayu sintetis lebih murah dari lantai kayu solid. Adapun mengenai jenis-jenis lantai kayu sintetis yang paling banyak peminatnya seperti berikut :
- Lantai Vinyl
Vinyl merupakan material lantai sintetis yang berbahan PVC (Polyvinyl Chloride) yang memiliki tekstur elastis dan mudah dipasang. Ada beragam varian motif vinyl yang tersedia di pasaran, mulai dari motif bebatuan, keramik, granit, hingga motif kayu.
Dari segi harga, lantai vinyl ini memang jauh lebih murah ketimbang parket solid. Nah, karena hal itulah yang membuat lantai vinyl banyak dipilih sebagai alernatif pengganti parket solid.
- Lantai Laminate
Parket laminate terbuat dari bahan serbuk kayu yang dicampur dengan resin. Biasanya ia memilki ketebalan sekitar 8 mm hingga 12 mm, sedangkan ukuran panjangnya mencapai 1,28 m – 1,3 m.
- Lantai SPC
Belakangan ini lantai SPC kian diminati oleh berbagai kalangan konsumen, karena memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk lantai kayu sintetis lainnya.
Istilah SPC merupakan singkatan dari Stone Plastic Composite, dimana ia adalah produk lantai yang menggabungkan senyawa kalsium karbonat dengan serbuk PVC dan stabilizer. Dengan kata lain, lantai SPC adalah bentuk pengembangan dari lantai vinyl.
Sehingga tak heran, jika kualitas lantai SPC jauh lebih bagus ketimbang lantai vinyl. Hal itu pun terbukti, dimana lantai SPC memiliki sifat tidak mudah rusak dan tidak mudah penyok. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, lantai SPC mempunyai sifat 100% anti air.
Baca Juga: Perbandingan lantai vinyl dan laminated
3. Lantai Marmer

Bagi anda yang ingin tampilan rumahnya terlihat lebih mewah, maka penggunaan lantai marmer ini merupakan pilihan paling tepat.
Hal itu bukan tanpa alasan, dikarenakan lantai marmer memiliki kilauan bening yang akan menghadirkan nuansa mewah dan elegan.
Jenis Lantai rumah marmer pada umumnya tampil dengan tekstur dan pola yang tidak beraturan. Dari segi harga, lantai marmer memang lebih mahal diantara jenis bahan lantai lainnya. Pasalnya, mengingat ketersediaan bahan bakunya yang terbatas.
Baca Juga : 7 Cara Dekorasi Apartemen Studio yang Nyaman dan Aman
Selain menghadirkan nuansa mewah dan elegan, lantai marmer juga sudah terbukti kuat dan tahan lama lho. Namun, ada satu kelemahan pada lantai marmer yang harus kamu ketahui, yakni memiliki pori-pori relatif besar.
Itu artinya, lantai rumah berbahan marmer membutuhkan perawatan yang ekstra. Mengapa demikian? Sebab, lantai marmer memiliki sifat yang mudah menyerap cairan serta meninggalkan noda apabila tidak segera dibersihkan.
4. Lantai Granit

Tak berbeda jauh lantai marmer, yang mana granit juga termasuk kedalam golongan material jenis lantai rumah kelas atas. Hal itu bisa dilihat pada tampilan lantai marmer yang menciptakan kilauan bening seperti Kristal.
Sehingga tak heran, jika lantai granit kerap diaplikasikan pada bangunan-bangunan mewah, seperti hotel bintang 5, restoran & café, dan lain sebagainya. Namun, pori-pori pada lantai granit lebih rapat sehingga membuatnya tidak mudah menyerap cairan maupun kotoran.
Penggunaan lantai granit tentunya dapat menghadirkan nuansa mewah dan elegan pada sebuah hunian. Bukan hanya itu, lantai granit juga sangat kokoh dan tahan lama.
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kini telah hadir granit buatan yang menyuguhkan beragam motif dengan harga lebih murah.
Baca Juga: 5 Jenis Lantai Teras Rumah Terbaik
5. Lantai Keramik

Jenis lantai rumah terbaik berikutnya yang direkomendasikan bagi anda, yakni berupa lantai keramik. Tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan jenis material lantai yang satu ini bukan? Ya, terang saja demikian, sebab kebanyakan rumah-rumah di Indonesia memang menggunakan bahan keramik sebagai penutup lantainya.
Lantai keramik memiliki fleksibilitas pemakaian yang tinggi, serta bisa diaplikasikan pada hampir seluruh bagian rumah, termasuk ruang tamu.
Tak hanya kuat dan kokoh, bahkan lantai keramik juga tidak membutuhkan proses pemolesan dan mudah dirawat. Tak cuma itu, harga lantai keramik pun relatif murah ketimbang jenis-jenis material lantai lainnya.
Baca Juga: Perbandingan Lantai Kayu vs Keramik
Seiring dengan perkembangan teknologi, lantai keramik menghadirkan berbagai macam warna, motif, dan ukuran sehingga bisa kita pilih sesuai dengan konsep hunian rumah.
Jadi, lantai rumah mana yang akan digunakan?
