Jenis Kayu Dermaga – Dalam membangun sebuah dermaga, perlunya memperhatikan semua aspek kontruksinya, terlebih pembuatan dermaga sangat berbeda dari jenis kontruksi lain, dimana dermaga memerlukan pondasi yang lebih kuat, kokoh, dan tahan terjangan air
Tak hanya dalam segi ketahanannya, dermaga sendiri memerlukan tampilan yang lebih cantik dan estetik, sebab dermaga sendiri dibuat sebagai tempat kapal berlabuh atau sandar yang melakukan bongkar muat barang, baik untuk ekspor dan impor. Bahkan, dermaga kerap menjadi bagian dari struktur sebuah pelabuhan.
Pelabuhan dan dermaga tentunya, berbeda. Singkatnya dermaga sebagai jembatan sebuah area, sedangkan pelabuhan adalah areanya. Hal itulah yang membuat kamu perlu memikirkan material yang akan digunakan, dengan aspek yang terpenuhi.
Kayu, kerap menjadi material paling diunggulkan dalam pembangunan sebuah dermaga, tingkat keras, kuat, awet dan tampilan yang menarik menjadi alasannya, namun tak semua jenis kayu, hanya beberapa jenis terbaiknya. Apa saja? berikut jenis terbaiknya:
Bagian Bagian dalam Dermaga
Sebelum membahas jenis kayu dermaga yang bisa kamu pilih, pada umumnya, kontruksi dermaga terdiri dari beberapa jenis bagian, seperti :
- Dolphin : Bagian dari kontruksi dermaga yang menjorok kelaut, dimana fungsinya untuk mengikat tambata (tali) kapal sehingga kapal tidak bisa bergerak bebas dan Aman
- Fender : Bagian dermaga yang berfungsi sebagai penahan benturan saat kapal bertambat, kontruksi ini dibuat bergandeng atau terpisah, biasanya fender dermaga terbuat dari bahan karpet.
- Bridge ( Jembatan ) : Bagian dermaga yang berfungsi sebagai penghubung antara kapal dan dermaga dan tempat lewatnya para penumpang yang berjalan kaki, kontruksi ini dibuat dengan menyesuiakan kebutuhan.
- Landing Deck : Bagian dari dermaga yang berfungsi sebagai landasan yang baik dan turun dari kapal untuk bongkar muat barang dan penumpang, landing ini biasa digunakan dalam jenis kayu terbaik, seperti berikut :
3 Jenis Kayu Dermaga Terkuat dan Awet
Berikut beberapa jenis kayu dermaga yang kami rekomendasikan, untuk kamu gunakan. Diantaranya :
1. Kayu Ulin untuk Dermaga, apakah cocok?

Jenis kayu dermaga pertama yang bisa kamu gunakan sebagai material pembuatan dermaga yakni kayu ulin, mungkin diantara ke3 jenis lainnya, kayu ulin merupakan jenis kayu terbaik, bahkan kayu ulin menjadi deretan 10 kayu terbaik didunia lho.
Inilah sebabnya kenapa kami merekomendasikan kayu ulin sebagai material dermaga. Tak hanya dermaga saja, kayu ulin kerap diunggulkan dalam bahan kontruksi lainnya, seperti decking hunian, bahan perkapalan, bahkan landasan kereta api. lalu, apa itu kayu ulin?
Baca Juga : Ketahui Asal Kayu Ulin, Karakteristik, kelebihan hingga 2 Manfaat Spesial untuk Hunian
Kayu ulin atau biasa dikenal Eusideroxylon zwageri ini, berasal dari kawasan kalimantan dan sulawesi, namun biasanya kalimantan menjadi daerah dengan kualitas kayu ulin terbaik.
Karakteristik dari ulin sendiri, mempunyai segi ketahanan yang tinggi, bahkan tingkat ketahananya masuk kedalam kelas I, dengan tingkat keawetan kelas I juga.
Kayu ulin, memiliki ciri khas dengan serat agak kasar, dan warna kayu yang cokelat kekuningan. Bahkan, dengan seringnya terkena air, kayu ulin akan berubah warna hingga cokelat kegelapan.
2. Kayu merbau untuk dermaga, apakah cocok?

Jenis Kayu dermaga lainnya yang bisa kamu gunakan, yakni Kayu merbau. Berasal dari kawasan irian jaya, kayu merbau kerap menjadi unggulan bagi para kontruktor dermaga. Kamu bisa dengan mudah menemukan Kayu merbau dibeberapa daerah di Indonesia, seperti Jawa, Maluku, hingga Kalimantan
Masuk kedalam Suku Fabaceae, membuat kayu merbau memiliki karakteristik yang hampir setara dengan Kayu ulin. Hal ini dibuktikan dengan Tingkat kerasnya yang masuk kedalam kelas I, dan tingkat keawetan di kelas II.
Baca Juga : Produk Kayu Merbau Terbaru! Ketahui Klasifikasinya dan Kelebihannya
Walau berbeda I kelas dari awetnya, namun Kayu Merbau mampu bertahan hingga puluhan tahun lho. Kayu Merbaupun kerap menjadi kayu unggulan dalam pembuatan Lantai Kayu, Furniture, Hingga papan tangga kayu.
Ciri khas utama dari Kayu ini, terdapat pada warnanya yang merah kecoklatan, bahkan serat kayunya yang lurus mampu menambahkan kesan yang lebih estetik dan cantik.
Hanya saja kayu merbau kerap mengeluarkan minyak pada awalawal pemasangan, namun kamu tak perlu khawatir karena kayu merbau pada dermaga akan menghilang diwaktu 1 minggu.
3. Kayu Bengkirai untuk Dermaga, apakah cocok?

Jenis Kayu terakhir dengan harga yang lebih terjangkau yakni Kayu Bengkirai, Bengkirai atau Yellow balu ini menjadi jenis kayu asal kalimantan yang bisa kamu gunakan untuk pembuatan kontruksi bangunan.
Walaupun harganya terkesan lebih murah dibanding kedua jenis diatas, namun dari segi kualitas. Kayu Bengkirai, sangatlah unggul lho. Apalagi, kayu bengkirai mempunyai tingkat keras dikelas I-II, dan keawetan dikelas II, walau masih dibawah kayu merbau dan ulin, kualitas kayu bengkirai mampu disandingkan.
Baca Selengkapnya : Harga Decking Kayu Solid Mulai Rp 290rb Per meter persegi
Ciri khas utama dari jenis kayu dermaga ini, hampir sama dengan merbau yakni Warnanya, walaupun demikian Kayu bengkirai memiliki warna yang lebih cerah, yaitu berwarna kuning kecoklatan, hal inilah yang menjadi nilai plus bagi bengkirai dalam pembuatan dermaga.
Selain digunakan untuk pembuatan dermaga, kayu bengkiraipun kerap diunggulkan dalam pembuatan plafon, furniture, jembatan hingga decking rumah. Tentunya, jika kamu mencari jenis kayu dermaga dengan kualitas tinggi, harga terjangkau. Kayu bengkirai bisa menjadi alternatifnya.
Jadi, mana jenis kayu terbaik untuk dermaga?
