Cat epoxy lantai – Sebenarnya masih ada sebagian dari masyarakat yang belum terlalu familiar dengan istilah epoxy lantai.
Perlu diketahui, epoxy merupakan bahan pelapis lantai yang terbuat dari campuran resin dan hardener.
Sehingga bahan ini mampu menciptakan lapisan yang kokoh, tahan lama, dan mengkilapkan permukaan lantai.
Tak hanya itu, cat epoxy juga tersedia kedalam berbagai varian warna yang dapat disesuaikan dengan konsep ruangan.
Lantas, bagaimana cara menggunakan epoxy untuk kebutuhan lantai?
Nah, untuk mengetahui seputar cara menggunakan epoxy lantai, yuk simak langsung ulasannya di bawah ini.
Hal yang Diperhatikan Sebelum Menggunakan Epoxy Lantai

1. Pastikan Permukaan Lantai Terbuat Dari Beton
Sebelum menggunakan cat epoxy, pastikan dulu bahwa lantai rumah anda itu terbuat dari bahan dasar beton dengan tekanan minimal 225 kg/cm.
Jika digunakan untuk keramik, maka kondisi keramiknya harus dalam keadaan bersih dan tidak mengalami kerusakan.
2. Usia Lantai
Usia lantai minimalnya adalah 28 hari setelah pengecoran dilakukan. Apabila terlalu cepat, maka lantai tersebut tidak akan mampu menahan tekanan dari beban yang berat.
3. Lapisi Dengan Penahan Uap Air
Saat akan menggunakan cat epoxy pada lantai, maka harus dilapisi dulu dengan penahan uap air yang berbentuk lembaran tipis.
Hal ini bertujuan agar tidak terjadi percampuran antara cat epoxy dengan air dari dalam tanah.
4. Permukaannya Harus Datar dan Bersih
Permukaan lantai yang akan dilapisi dengan cat epoxy harus datar dan tidak bergelombang.
Sebab lantai yang tidak datar dan bergelombang akan berpengaruh terhadap ketebalan epoxy ketika digunakan.
Ketika ada kotoran kering yang menempel pada lantai, segera bersihkan sebelum dilapisi dengan cat epoxy.
Tahapan Pengerjaan Epoxy Lantai

- Tahap Pertama
Setelah permukaan lantai benar-benar bersih dari berbagai jenis kotoran, maka aplikasikan epoxy primer sebagai lapisan awal dengan menggunakan roller atau cat semprot.
Tunggu epoxy primer tersebut hingga kering (kira-kira sekitar 12 jam agar bisa kering dengan sempurna).
- Tahap Kedua
Jika sudah kering lakukan tahap base epoxy coate, body coate, dan top coate.
Proses ini harus dilakukan secara bertahap dengan jangka waktu yang sama dan harus lebih bersih saat mengaplikasikannya.
- Tahap Ketiga
Ketika melakukan tahap coate tadi, sebaiknya kamu menggunakan roller yang benar-benar berkualitas.
Pasalnya, roller yang murahan bagian bulu-bulunya mudah rontok sehingga hasil pengecatannya menjadi tidak rata.
- Tahap Keempat
Selain itu, proses coate juga harus dilakukan sebanyak dua kali dengan jangka waktu tertentu yang tergantung pada mesin pengering (blower). Dengan begitu, maka cat epoxy akan lebih kuat dan rapih.
- Tahap Kelima
Selama proses pelapisan, usahakan untuk membuka jendela, pintu, dan akses udara lainnya.
Pasalnya, bau zat kimia pada cat epoxy ini sangat menyengat sehingga dapat berdampak buruk bagi kesehatan para pekerjanya.
Tak hanya itu, para pekerja juga harus menggunakan sendal dari karet yang lunak dan rata. Hal ini bertujuan agar tidak mempengaruhi pada lapisan yang baru dilapisi dengan cat epoxy.
- Tahap Keenam
Untuk menciptakan kilauan (glossy) pada permukaan lantai, maka kamu bisa menambahkan epoxy clear pada akhir lapisan dengan pengaplikasian yang merata dan berkala.
- Tahap Ketujuh
Apabila proses pelapisannya sudah selesai, usahakan untuk tidak menginjak dulu lantainya. Agar pengeringan lantainya sempurna, maka harus didiamkan selama 12 jam.
Jika proses pengeringannya ingin lebih cepat lagi, anda bisa menggunakan blower atau mesin pengering.
Selain itu, kendaraan seperti mobil dan motor baru bisa melewati lantai tersebut setelah jangka waktu 7 hari terakhir setelah pelapisan selesai.
Berbagai Jenis Bahan Epoxy Lantai

Setidaknya ada beberapa jenis bahan epoxy lantai yang mempunyai karakteristik dan fungsi tersendiri seperti berikut:
1. Epoxy Mortar
Biasanya jenis Epoxy Mortar ini digunakan untuk perbaikan permukaan beton, sebagai lapisan acian pada struktur betion yang rapuh, hingga dijadikan penambal lapisan pada permukaan beton yang rusak.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena Epoxy Mortar bersifat water proofing.
Baca juga: Jenis Lantai Lapangan Badminton Paling direkomendasikan di 2024
2. Epoxy Clear
Epoxy Clear mempunyai sifat yang tahan terhadap zat alkali, sehingga kerap digunakan pada tahap akhir pengecatan dinding maupun lantai.
Mengenai fungsinya, Epoxy Clear ini berperan sebagai penguat antar beton dan cat finishing, menahan beban berat di permukaan cat finishing, hingga mencegah karat dan korosi pada besi.
3. Epoxy Floor Coating
Sebenarnya Epoxy Floor Coating ini adalah gabungan dari epoxy resin yang dikreasikan dengan polymed suatu kimia agar bisa menempel dengan kuat pada beton, keramik, kayu, hingga metal
4. Dempul Epoxy
Sesuai dengan namanya, dimana Dempul Epoxy ini digunakan untuk menutupi pori-pori, lubang, dan beton lantai yang retak.
Disisi lain, jenis epoxy yang satu ini juga biasa digunakan untuk mendempul lapisan dinding, body kapal, dudukan mesin, kayu, fiber, plat, body, mobil, dan lain sebagainya.
Itu dia penjelasan singkat mengenai cara menggunakan cat epoxy beserta informasi lainnya.
Bagaimana, apakah anda tertarik menggunakan bahan epoxy untuk pelapis lantai?
