lantai kayu vs lantai vinyl

Mengintip Perbandingan Lantai Kayu dan Lantai Vinyl

Selain menghadirkan nuansa hangat, interior kayu juga dapat menciptakan kesan elegan ada sebuah hunian. Terdapat berbagai vilihan material lantai yang bisa kita temui di pasaran, seperti halnya lantai kayu dan lantai vinyl.

Antara lantai kayu dengan lantai vinyl ini bisa dibilang serupa tapi tidak sama. Ya, terlebih perbedaan yang cukup menonjol dapat terlihat pada bagian bahannya. Tak hanya itu, bahkan dari tingkat kekuatan, keawetan, dan harganya pun sangatlah berbeda.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai perbandingan lantai kayu dengan lantai vinyl, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Lantai Kayu

lantai kayu

Lantai kayu atau yang sering juga disebut dengan istilah parket, merupakan sebuah material penutup lantai berbahan kayu solid (kayu utuh). Pada proses pembuatannya, kayu solid tersebut akan dipotong sampai bentuknya menjadi persegi atau lempengan.

Setelah itu, lempengan-lempengan kayu tadi akan melalui proses selanjutnya sampai mendapatkan kadar MC (Moisture Content). Akan tetapi, tidak semua jenis kayu bisa dijadikan bahan baku untuk pembuatan produk parket.

Pasalnya, jenis kayu yang digunakan untuk bahan baku parket harus mempunyai kualitas mumpuni mulai dari tingkat kekerasan, tingkat kekuatan, tingkat keawetan, dan tingkat keindahan warna serta pola seratnya.

Dari segi penempatannya, maka produk lantai kayu tersebut akan dibedakan lagi kedalam 2 tipe, yakni lantai kayu indoor dan lantai kayu outdoor.

Tipe Lantai Kayu Indoor

1. Parket Solid Jati

lantai kayu jati

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa kualitas kayu jati ini merupakan yang terbaik diantara jenis kayu lainnya. Kualitas kayu jati meliputi berbagai aspek, mulai dari tingkat kekuatan, tingkat kepadatan, tingkat keindahan pola serat dan warna.

Dengan demikian, maka tak heran juga jika harga lantai kayu jati lebih mahal dibanding parket kayu lainnya. Meski mahal, namun penggunaan lantai kayu jati ini akan memberikan tingkat kepuasan yang maksimal bagi si penghuninya lho. 

Namun perlu diingat, bahwa produk lantai kayu jati terbagi lagi kedalam kelas yang berbeda yaitu grade A, grade B, dan grade C. Tentu saja masing-masing kualitas dan harga yang ditawarkan pada setiap kelas parket jati tersebut akan berbeda pula. 

  • Spesifikasi Parket Jati Grade A

Parket jati grade A tampil dengan warna cokelat tua yang memiliki kandungan minyak pelumas yang berfungsi untuk melindunginya dari serangan rayap, sehingga tingkat keawetannya tetap terjaga dengan baik. Dari sergi harga, parket jati grade A ini memang lebih mahal ketimbang grade B dan C. 

  • Spesifikasi Parket Jati Grade B

Tampilan parket jati grade B cenderung cokelat cerah, yang mana kandungan minyak pelumasnya tidaklah sebanyak parket jati grade A. Untuk tingkat kualitasnya, parket jati grade B termasuk kategori standar dengan pola serat yang tidak beraturan.  

  • Spesifikasi Parket Jati Grade C

Kualitas pada Parket jati grade C termasuk kedalam kategori standar, karena tingkat kekuatan dan kepadatannya tidaklah sebagus grade A dan grade B. Tak hanya itu, jati grade C juga sama sekali tidak memiliki kandungan minyak pelumas.

Untuk informasi harganya, silahkan kunjungi Review Daftar Harga Produk Lantai Kayu Jati

2. Parket Solid Merbau

parket solid merbau

Untuk kalian yang budgetnya tidak bisa menjangkau harga parket solid jati, maka parket merbau ini merupakan alternatif terbaiknya. Sebab, harga parket solid merbau dengan parket jati yang grade C saja masih lebih murah merbau lho. 

Meski murah, bukan berarti juga kualitas parket solid merbau ini murahan! Mengenai kualitasnya, kayu merbau memiliki tingkat kekerasan dan keawetan kayu merbau ini termasuk kedalam kelas I dan II. Tak cuma itu, parket solid merbau juga sudah terbukti tahan terhadap serangan rayap dan perubahan cuaca.

Dilihat dari segi fisiknya, kayu merbau tampil dengan warna merah kecoklatan yang berpola serat lurus. Hasilnya, penggunaan lantai kayu solid merbau ini akan menonjolkan kesan yang lebih natural, elegan, hangat, dan nyaman pada sebuah hunian.

Artikel Terkait : Kelengkapan Daftar Harga Produk Lantai Kayu Merbau

Tipe Lantai Kayu Outdoor (Wood Decking)

1. Decking Kayu Keruing

decking kayu keruing

Sebenarnya produk wood decking ini juga masih bagian dari produk lantai kayu parket. Namun, yang membedakannya itu terdapat pada cara penempatan. Ya, apabila lantai kayu parket diterapkan di dalam luar ruangan, maka wood decking akan dipasang di area luar ruangan. 

Kayu keruing pun menjadi salah satu jenis kayu yang kerap dijadikan bahan baku untuk produk wood decking, karena karakternya yang memang tahan terhadap perubahan cuaca dan serangan rayap.

Penempatan decking kayu keruing ini biasanya dilakukan di area terbuka, seperti halaman, taman, rooftop, pinggiran kolam renang, dan lain sebagainya.

2. Decking Kayu Ulin

deckin kayu ulin

Kebanyakan kayu ulin yang berkualitas tinggi berasal dari daerah Kalimantan, yang kerap disebut dengan istilah “kayu besi”. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat tekstur kayu ulin yang begitu padat dan sekeras besi. 

Dengan teksturnya yang sekeras besi, tentu saja decking kayu ulin tahan terhadap serangan rayap dan perubahan cuacca. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, tingkat penyusutan dan pemuaian pada decking kayu ulin ini terbilang minim lho. 

Belum lagi dengan tampilan warna dan pola serat kayunya yang begitu indah, sehingga penggunaan decking kayu ulin dapat meningkatkan nilai estetika pada sebuah hunian. 

Artikel Terkait : Harga Lantai Kayu Outdoor

Keunggulan Lantai kayu

  • Mengusung motif dan warna yang indah
  • Teksturnya yang cukup empuk
  • Dapat menciptakan suhu hangat dan mengeluarkan Ion negatif
  • Bisa dijadikan investasi jangka panjang, karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi

Kekurangan lantai Kayu

  • Menawarkan harga mahal
  • Rentang terhadap kerusakan (apabila tidak dirawat dengan baik)
  • Membutuhkan perawatan khusus

Lantai Vinyl

lantai vinyl

Vinyl untuk flooring biasanya terbuat dari bahan PVC (Polyvinyl Chloride) yang memiliki tekstur fleksibel alias elastis. Material PVC tersebut akan diproses dengan cara di cetak dan dibentuk dari beberapa layer, seperti compact layer, printing layer, dan UV coated wear layer.

Layer-layer tadi nantinya akan diolah dalam bentuk lembaran atau gulungan dengan beragam ukuran. Selain tampil dengan motif kayu, lantai vinyl juga menghadirkan motif lainnya seperti batu alam, keramik, dan masih banyak lagi.

Akan tetapi, lantai motif kayulah yang paling laris dipasaran ketimbang motif lainnya. Lantas, seperti apakah keunggulan dan kekurangan pada lantai vinyl?

Keunggulan Lantai Vinyl

  • Menawarkan harga yang lebih murah dari lantai kayu
  • Kuat dan tahan lama
  • Tahan terhadap air dan kelembapan tinggi
  • Menghadirkan beragam warna dan motif
  • Proses pemasangan yang lebih mudah dan simple
  • Tidak membutuhkan perawatan khusus

Kekurangan Lantai Vinyl

  • Tingkat kekuatan dan keawetannya tidaklah sebagus lantai kayu
  • Lantai vinyl rentan terhadap goresan benda tajam
  • Apabila terdapat sedikit kerusakan, maka lantai vinyl harus diganti secara keseluruhan
  • Lantai vinyl dinilai kurang bagus untuk kesehatan tubuh, karena materialnya terbuat dari bahan PVC yang memiliki kandungan senyawa VOC.

Untuk informasi lebih lengkapnya lagi, silahkan klik : Ayo Ketahui Jenis-jenis Lantai Vinyl Terpopuler 2021

Seperti itulah perbandingan antara lantai kayu dengan lantai vinyl, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan.

Jadi, apakah anda ingin menggunakan lantai kayu atau lantai vinyl?

Scroll to Top