Bagaimanakah Cara Pasang Lantai Kayu

Meskipun pemasangan lantai kayu itu sebaiknya dilakukan atau dikerjakan oleh ahlinya yang sudah berpengalaman dibidang pemasangan lantai kayu atau parket, namun tidak ada salahnya jika ingin mengetahui lebih jauh seluk beluk pemasangan lantai kayu.

Ada beberapa jenis lantai kayu yang berbeda dari cara pasangnya antara lain:

  • Lantai kayu Parket untuk indoor seperti Parket kayu, dan Flooring kayu.
  • Lantai kayu laminate atau Laminate Flooring yang juga untuk indoor (Dalam rumah)
  • Lantai kayu deking yang khusus untuk outdoor (Diluar rumah)

Salah satu poin penting yang harus anda perhatikan saat hendak membangun atau merenovasi rumah, yakni desain interior di dalam ruangan. Pasalnya desain interior tidak hanya seputar pilihan warna dinding dan model perabot saja, melainkan pemilihan lantai juga haruslah tepat.

Sekarang ini jenis lantai kayu sudah populer di kalangan masyarakat. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat penggunaan lantai kayu pada sebuah hunian dapat memberikan kesan yang lebih nyaman, elegan, mewah, dan natural. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi seputar cara memasang lantai kayu parket untuk area indoor, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Cara Pemasangan Lantai Kayu parket Untuk Area Indoor

Untuk area indoor, pada umumnya jenis lantai kayu yang digunakan adalah jenis jati dan merbau. Ya, meski kayu jati dan merabu sudah terkenal dengan daya tahannya yang begitu baik, namun mereka tidak tahan terhadap pergantian atau perubahan cuaca. Itu sebabnya, mengapa lantai kayu jati dan kayu merbau lebih cocok dipasang untuk area indoor saja.

  1. Melapisi Seluruh Permukaan Lantai Dengan Foam Khusus

Sebelum memasangkan lantai kayu parket, maka tahap pertama yang harus dilakukan adalah dengan melapisi permukaan lantai dengan foam atau lem khusus. Mengapa harus demikian? Pasalnya, pemberian foam khusus ini bertujuan untuk menahan uap air dari bawah agar lantai kayu tidak mengalami lembap dan jamur.

Untuk info pemesanan foam khusus, silahkan hubungi marketing kami -> 082144448887

  1. Merekatkan Sambungan Foam

Jika pemberian foamnya sudah selesai, rekatkan sambungan foam tersebut dengan menggunakan selotif atau lakban agar posisinya tidak bergeser. Setelah itu, diamkan lantai kayunya selama 1 hari.

  1. Pengukuran

Lakukan pengukuran terhadap luas ruangan untuk menentukan pembagian lembaran lantai kayu parket. Jika ingin membentuk pola zig-zag, maka harus ada sebagian lembaran lantai parketnya yang di bagi dua. Dalam proses pemotongan dibutuhkan kehati-hatian, agar tampilan pinggirannya lebih rapi sehingga dapat memudahkan saat proses pemasangan.

  1. Memulai Pemasangan Lantai Kayu

Mulailah memasang lantai kayu dengan menggunakan system click. Sebab pada satu sisi lantai kayunya sudah memiliki lidah (tongue), sedangkan pada pasangan lainnya terdapat sisi yang berlubang. Dengan begitu, maka lantai kayu parketnya akan tersambung dengan kuat tanpa bantuan media perekat seperti lem.

  1. Memasang Rubber Pad

Proses selanjutnya yakni memasang rubber pad di setiap bagian pertemuan lembaran parket dengan dinding.

  1. Memukul Lantai Kayu Dengan Palu Karet

Jika sudah demikian, silahkan pukul lantai kayu parket tersebut dengan menggunakan palu karet. Ya, hal itu bertujuan agar lantai kayu dapat terpasang dengan sempurna. Perlu diingat, proses pemukulannya jangan sampai terlalu kencang karena bisa merusak lantai kayu lho!

Selesai, bagaimana cukup mudah dan simple bukan?

Cara Memasang Lantai Kayu Untuk Area Outdoor

Sejatinya cara pemasangan lantai kayu indoor dengan outdoor tidak berbeda jauh. Namun, proses pemasangan lantai kayu untuk area outdoor ini memang lebih rumit. Bahkan, jenis lantai digunakan juga bukanlah kayu jati dan merbau, melainkan jenis decking kayu ulin dan bengkirai. Adapun mengenai cara pemasangannya seperti dibawah ini.

Penelusuran terkait : Harga Decking Kayu di Jakarta

  1. Melakukan Plester Dulu Pada Lokasi Pemasangan

Sebelum proses pemasangan lantai kayu decking, maka lokasi pemasangannya harus di plester terlebih dulu dan di rapikan dengan acian Hal itu bertujuan agar decking kayu yang hendak dipasang tidak langsung bersentuhan dengan tanah. Bukan hanya itu, acian pada plester permukaan lokasinya juga berguna untuk melancarkan aliran air saat terkena hujan maupun siraman air.

  1. Menyiapkan Balok Kayu (Kayu Kaso)

Jika proses plesteran permukaan lokasinya sudah selesai, siapkan balok kayu atau kayu kaso yang berfungsi sebagai bantalan untuk decking kayu tersebut.

  1. Menyesuaikan Ketebalan Balok Kayu

Ketebalan balok kayu harus disesuaikan dengan level yang dibutuhkan. Contohnya, ukuran balok kayu 2 x 4 cm, 4 x 6 cm, 5 x 7 cm, atau bisa juga dengan menggunakan bahan decking kayu itu sendiri yang ukuran standarnya 1,9 x 9 cm.

  1. Membentangkan Bantalan Balok Kayu

Tahap berikutnya, yakni membentangkan bantalan balok kayu di atas lokasi acian yang hendak dipasang decking dengan memberikan jarak sekitar 50 cm – 60 cm. Namun, hal itu juga tergantung pada ketebalan decking yang akan digunakan. Dengan memberikan jarak, maka sirkulasi udara di bawah decking yang sudah terpasang tetap berjalan lancar.

  1. Pemasangan Sekrup

Sesudah bantalan balok kayunya dibentangkan satu per satu, jangan lupa untuk memasang sekrup dengan menggunakan fischer agar posisi bantalan kayu tidak bergeser dan kokoh.

  1. Lakukan Pengukuran

Jika sudah demikian, lakukan pengukuran decking kayu yang hendak dipasang satu per satu dan langsung dipasang di atas bantalan dengan cara di skrup pada bagian atasnya. Bila perlu, maka bahan decking kayu itu sendiri bisa dipotong untuk menyesuaikan dengan ukuran lokasi pemasangan.

  1. Pola Pemasangan Harus Zig-zag

Perlu anda ketahui, bahwa pemasangan decking kayu ini harus dengan pola zig-zag. Mengapa harus dengan pola zig-zag? Ya, hal itu bertujuan agar pemasangannya lebih kuat dan stabil karena saling terkait.

  1. Pemberian Jarak Decking Kayu

Satu poin penting lagi yang harus diperhatikan dalam pemasangan decking kayu, yakni memberi jarak sekitar 3 – 5 cm antara decking lainnya. Hal ini bertujuan agar mendapatkan ruang pada pergerakkan kayu saat terjadi pemuaian atau penyusutan akibat perubahan cuaca.

  1. Pemberian Jarak Dengan Dinding

Tahap yang terakhir, yakni harus ada jarak antar pertemuan dengan dinding yang berguna untuk memberikan ruang pada pergerakkan kayu decking saat terjadi penyusutan dan pemuaian. Selesai.

Demikianlah pembahasan singkat seputar cara memasang lantai kayu, sehingga bisa anda jadikan sebagai penambah wawasan. Nah, bagi anda yang tinggal di kawasan Jakarta dan ingin memesan lantai kayu parket, silahkan kunjungi https://www.kiosparquet-jakarta.com/