Papan Tangga Kayu Lantai Merbau

[su_image_carousel source=”media: 3960,3961″]

SPESIFIKASI

  • Species Kayu: Merbau,
  • Asal Kayu: Papua, Irian Jaya
  • Ukuran: 2,5 x 30 x 100 cm,
  • Harga: Rp. 480,000 /Lembar.
  • Untuk ukuran Custom, silahkan kontak Sales.

DESKRIPSI

Papan Tangga Lantai Kayu Merbau banyak sekali dibutuhkan oleh banyak orang yang biasanya digunakan untuk penutup trap tangga .Untuk membeli Papan Tangga Merbau ini anda bisa klik tombol Order Produk dibawah atau hubungi marketing kami melalui WhatsApp 0811203032

TENTANG PERUSAHAAN

PT Rajawali Parquet Indonesia didirikan 12 September 2012, ruang lingkup layanan sebagai perusahaan lantai kayu dan kontraktor yang melayani Proyek-Proyek di Bermutu & Group, khususnya pengadaan barang dan jasa lantai kayu. Sejak 2012 PT Rajawali Parquet Indonesia terus berupaya meningkatkan usaha hingga kini sudah memiliki tiga Anak Perusahaan seperti Rajawali Parquet Lantai Kayu, PT Rajawali Desain, dan Rajawali Property Indonesia.

PILIHAN

Papan Tangga Kayu Merbau Ukuran 2,5 x 30 x 100 cm

Seklias Tentang Kayu Merbau

parket merbau
Parket Merbau

Seperti contoh gambar diatas tadi, dimana kayu merbau tampil dengan warna cokelat kemerahan. Ketika terkena cipratan atau guyuran air, maka kayu merbau akan mengeluarkan getah yang berwarna pekat. Disamping itu, ia juga memiliki urat yang dominan lurus dan serat kembang. Namun, presentasenya hanya mencapai sekitar 20% saja dari satu log kayu merbau.

Baca Juga : Jenis Lantai Kayu Anti Air

Pohon kayu merbau itu sendiri memang tumbuh subur di beberapa daerah di Indonesia, yang kualitasnya sudah terkenal hingga ke berbagai belahan negara. Umumnya pohon merbau banyak dijumpai di daerah Papua, Kalimantan, dan Sulawesi. Dalam industri perkayuan, kayu merbau dari Papua-lah yang paling keras sehingga sering digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi, seperti pembangunan gedung bertingkat, bantalan rel kereta api, dan lain sebagainya.

Tak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konstruksi, bahkan kayu merbau dari Papua juga kerap digunakan untuk kebutuhan property seperti lantai kayu parket lho. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat tingkat kekerasan kayu merbau ini tergolong kedalam kelas I dan kelas II. Dengan demikian, maka tak eran juga jika kayu merbau bisa dijadikan untuk produk lantai parket indoor maupun outdoor. Lantas, seperti apa sajakah keunggulan dan kekurangan kayu merbau?

Keunggulan Kayu Merbau

  • Kayu merbau memiliki warna yang sangat unik dan menarik, yakni berupa merah kecoklatan dengan serat lurus mirip kayu kelapa, sehingga dapat memberikan kesan yang elegan dan natural pada sebuah hunian
  • Stabilitas kayu merbau sudah terbukti sangat baik, dimana tingkat penyusutan dan pemuaiannya tergolong rendah
  • Selain stabilitasnya yang baik, kayu merbau juga tahan terhadap serangan rayap, jamur sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama
  • Berdasarkan dari hasil penelitian, yang menyebutkan bahwa kayu merbau dapat mengleuarkan ion negatif dalam sebuah ruangan. Alhasil, kondisi didalam ruangan pun akan menjadi lebih nyaman dan bersahabat bagi kesehatan tubuh

Kekurangan Kayu Merbau

  • Pori-pori kayu merbau lebih besar dibanding dengan jenis kayu lainnya, sehingga saat dilakukan finishing, maka memerlukan bahan finishing yang lebih banyak
  • Ketika terkena air, kayu merbau akan mengeluarkan getah dan terasa lengket saat dipegang. Bahkan, getah kayu merbau ini cukup sulit untuk dibersihkan
  • Biya produksi kayu merbau jauh lebih tinggi ketimbang jenis kayu lainnya. Ya, hal itu dikarenakan tingginya tingkat kekerasan pada kayu merbau, sehingga proses pengerjaannya pun bisa memakan waktu yang cukup lama

Produk-produk Lantai Kayu Outdoor (Decking)

Selain produk papan tangga, kiosparquet-jakarta juga menyediakan beragam produk lantai kayu outdoor dengan kualitas yang sudah tidak diragukan lagi. Adapun mengenai beberapa produk lantai kayu merbau yang dapat anda jumpai di galeri kami seperti berikut :

1. Decking Kayu Merbau

decking merbau
Contoh Penggunaan Decking Merbau

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa tingkat kekerasan pada kayu merbau ini termasuk kedalam kelas I dan kelas II. Dikarenakan tampilan warnanya yang serasi dengan pola serat, sehingga tak heran jika decking merbau ini laku keras dipasaran ketimbang jenis decking kayu lainnya. Baca Selengkapnya….

2. Decking Kayu Ulin

Decking Ulin
Contoh Penggunaan Decking Ulin

Menurut informasi yang di dapat, kayu ulin dari daerah Kalimantan dan Sulawesi merupakan yang paling bagus. Hal itu meliputi dari tingkat kekerasan, kekuatan, dan keawetannya. Mengingat teksturnya yang sangat keras, maka tak heran juga jika kayu ulin kerap disebut dengan istilah “kayu besi”. Bahkan, tingkat kekerasan kayu ulin ini setara dengan kayu merbau lho. Baca Selengkapnya….

3. Decking kayu Bengkirai

Decking bengkirai
Contoh Penggunaan Decking Bengkirai

Produk decking berikutnya yang akan dibahas, yakni bernama decking kayu bengkirai. Seperti halnya kayu ulin, jenis kayu bengkirai juga kebanyakan berasal dari daerah Kalimantan dan Sulawesi. Akan tetapi, kualitas kayu bengkirai ini berada dibawah kayu ulin. Sedangkan dari sisi warnanya, kayu bengkirai tampil dengan warna kuning kemerahan. Baca Selengkapnya…

Tips-tips Merawat Lantai Kayu Outdoor (Decking) Agar Tidak Mudah Keropos

Meski decking atau lantai kayu outdoor memiliki sifat yang tahan terhadap perubahan cuaca, namun bukan berarti juga bahwa ia tidak membutuhkan perawatan lho! Agar lantai decking tidak mudah keropos, ada beberapa tips perawatannya yang harus anda lakukan seperti berikut :

1. Bersihkan Keseluruhan Decking Secara Berkala

Sekuat dan sekeras apaun jenis kayu decking yang digunakan, tetap saja tidak akan bisa lepas dari potensi kerusakan, penyusuatan, dan pemuaian. Maka dari itu, anda harus membuat agenda untuk membersihkan decking secara rutin dan teratur.

Dalam hal ini, anda bisa mulai membersihkan decking dengan menggunakan lap kering. Perlu diingat, hindari penggunaan deterjen atau sabun ya! Mengapa demikian? Pasalnya, reaksi bahan kimia dalam deterjennya akan membuat decking cepat keropos. Tahap pembersihan ini idealnya lakukan setiap 6 bulan sekali.

2. Bersihkan kotoran dan Endapan Air Pada Celah Decking

Decking yang dipasang pada tepian kolam renang memang rawan terkena cipratan air. Jika decking yang terkena air ini dibiarkan terus-menerus, tentu saja hal tersebut akan membuat deckingnya mudah keropos. Maka dari itu, bersihkan celah-celah decking tersebut dari endapan air.

Pastikan cela antar kayu decking tidak menjadi kubangan air maupun berbagai jenis kotoran lainnya. Dengan melakukan perawatan ini, pastinya decking kolam renang anda akan terlihat lebih bersih dan pastinya menjadi lebih awet.

3. Ganti Decking Jika Kerusakannya Sudah Parah

Pada dasarnya, kasus kerusakan parah pada decking ini masih jarang terjadi. Seandainya memang terjadi kerusakan yang cukup parah, maka anda jangan berpikir panjang lagi untuk mengganti decking yang rusak tersebut dengan yang baru. Tingkat kerusakan parah pada decking, yakni seperti kayu jeblok dan berongga. Pasalnya, kondisi decking yang sudah rusak parah ini dapat mencederai bagi siapa saja yang melewatinya lho!

Nah, itulah beberapa tips dalam melakukan perawatan decking.