parket kayu

Memasang Lantai Kayu Parket, Mozaic

pemasangan parket jati mozaic

Memasang  Lantai parket jenis Mozaic dari bahan kayu jati solid.
Ukuran 300 x300mm dengan ketebalan 8mm.
Finishing PU (PolyUrethane). Memiliki Tampilan yang Sangat baik, bisa digunakan untuk kamar hotel, Villa, Ruang karaoke, Restoran, atau juga tempat Ibadah
Photo di ambil setelah selesai pengerjaan project Villa di Ciwidey Bandung pada Bulan Desember 2011.

Untuk kelengkapan informasi harga lantai parket kayu jati terbaru, silahkan kunjungi -> Daftar Harga Parket Jati 2021

Manfaat Menggunakan Lantai Parket Kayu Jati

  1. Dapat Meningkatkan Nilai Estetika

lantai kayu jati dapat meningkatkan nilai estetika

Lantai kayu jati tampil dengan warna cokelat dan pola serat berauran, sehingga dapat meonjolkan sisi kemewahan, elegan, nyaman, dan natural.

  1. Dapat Dijadikan Investasi Jangka Panjang

lantai kayu jati dapat dijadikaninvestasi jangka panjang

Inilah yang menjadi alasan, mengapa lantai kayu jati saat ini mulai banyak diminati oleh berbagai kalangan konsumen, mulai dari perhotelan, cafe & resto, villa, apartemen, hingga rumah pribadi. Pasalnya, penggunaan lantai kayu jati dapat meningkatkan nilai jual sebuh property.

  1. Bagus Untuk Kesehatan

lantai kayu jati bagus utuk kesehatan

Berdasarkan dari hasil penelitian, yang menyebutkan bahwa lantai kayu jati memiliki kemampuan yang menciptakan sensasi hangat sehingga bagus untuk penderita rematik. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, kayu jatu diyakini mampu mengeluarkan ion-ion negatif di sebuah ruangan.

Kenali Seluk Beluk Pohon Kayu Jati

pohon kayu jati

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa kualitas kayu jati adalah yang terbaik diantara jenis kayu lainnya. Dengan demikian, maka tak heran juga jika semua property maupun furniture yang berbahan kayu jati selalu dibanderol dengan harga mahal.

Meski mahal, hal itu sangat sebanding dengan kualitas yang dimilikinya mulai dari tingkat kekuatan, tingkat kekerasan, tingkat keawetan, serta tingkat keindahan warna dan pola seratnya.

Tectona Gandis alias jati merupakan sebuah pohon berbatang lurus yang ketinggiannya bisa mencapai hingga 50 meter dengan diameter sekitar 1,2 – 2,4 meter. Pertumbuhan pohon jati pertama kali di Asia, yakni  di negara Burma atau yang sekarang adalah Myanmar.

Dikarenakan kayu jati lahan komersil yang sangat menjanjikan, pertumbuhannya terus menyerbar  ke negara tetangganya seperti Thailand, Laos, Malaysia, Indonesia, Filipina, Indiia, hingga China.

Pertumbuhan pohon jati di Indonesia bisa kita temui di beberapa daerah, mulai dari Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Namun, kayu jati yang berasal dari provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dianggap yang terbaik dibanding kayu jati dari daerah lainnya. Mengingat akan hal itu, maka tak heran jika provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi penghasil kayu jati terbesar di Indonesia.

Batang kayu jati terdiri dari beberapa warna berbeda, yakni warna cokelat tua, cokelat terang, dan putih. Nah, karena hal tersebutlah yang membuat produk kayu jati dibedakan lagi berdasarkan kelasnya, yakni grade A, grade B, dan grade C.

Spesifikasi Kayu Jati Berdasarkan Kelasnya

spesifikasi kayu jati berdasarkan kelasnya

Dari segi harga, tentu saja harga kayu jati grade A berada diatas kayu jati grade B dan grade C. Adapun mengenai perbedaan spesifikasinya seperti berikut :

Kayu Jati Grade A

  • Memiliki serat yang padat
  • Kualitasnya masuk kedalam kategori bagus
  • Daya tahan yang sangat kuat, serta menyuguhkan tampilan yang lebih indah
  • Warnanya cenderung cokelat gelap
  • Memiliki kandungan minyak pelumas yang berguna untuk melindunginya dari serangan rayap dan pertumbuhan jamur
  • Pada batang pohonnya, kapasitas jati grade A hanya sekitar 25%

Kayu Jati Grade B

  • Serat kayu yang tidak terlalu padat, dan warnanya lebih terang
  • Kualitasnya termasuk kategori sedang
  • Pola serat yang tidak beraturan
  • Kandungan minyak pelumasnya tidak terlalu banyak
  • Pada batang pohonnya, kapasitas grade jati B ini tersedia 35%

Kayu Jati Grade C

  • Warnanya cenderung putih
  • Kualitasnya termasuk kategori standar
  • Serat kayu yang tidak beraturan
  • Serat kayu yang tidak padat
  • Tidak memiliki minyak pelumas
  • Dalam batang pohonnya, kapasitas grade C tersedia 40%

Keunggulan dan Kekurangan Kayu Jati

Masing-masing jenis kayu tentu memiliki beragam keunggulan dan kekurangannya masing. Ya, begitu juga dengan kayu jati yang memiliki berbagai kelebihan dan kekurangannya seperti di bawah ini :

Keunggulan Kayu Jati

  1. Kokoh dan Tahan Lama

keunggulan pertama dari kayu jati yang harus anda ketahui, yakni kokoh dan tahan lama. Hal itu terbukti, yang mana kayu jati tidak mudah patah dan pecah. Hasilnya, semua property yang berbahan kayu jati termasuk lantai parket bisa dipakai dalam jangka waktu lama.

Apalagi jika produk lantai parket yang anda gunakan itu adalah tipe jati grade A, dimana ia mampu bertahan hingga ribuan tahun lamanya lho. Nah, karena hal tersebutlah yang membuat kayu jati selalu menjadi pilihan utama bagi para pengusaha kayu.

  1. Tahan Terhadap Perubahan Cuaca

Tak hanya unggul dari tingkat kekerasannya saja, kayu jati juga sudah terbukti tahan terhadap perubahan cuaca, entah itu panas, hujan, bahkan musim salju. Dengan demikian, maka tak heran jika produk-produk furniture outdoor selalu menggunakan kayu jati sebagai bahan bakunya.

Bahkan yang lebih hebatnya lagi, tingkat pemuaian dan penyusutan pada kayu jati ini tergolong cukup rendah. Dengan kata lain, bentuk kayu jati tidak akan mengalami perubahan yang signifikan meski diterpa perubahan cuaca.

  1. Mempunyai Pola Serat yang Begitu Indah

Ini dia salah satu faktor yang membuat kayu jati memiliki nilai jual tinggi. Ya, keindahan pola serat  pada kayu jati ini memang tidak dimiliki oleh jenis kayu lainnya, sehingga tak heran jika ia dinobatkan sebagai salah satu jenis kayu paling mewah di dunia

Apalagi keindahan pola seratnya berpadu dengan warna cokelat, sehingga kayu jati ini dapat meningkatkan nilai estetika pada sebuah hunian. Itu sebabnya, mengapa kayu jati sangat ideal dijadikan bahan baku untuk pembuatan lantai kayu parket maupun produk furniture lainnya.

  1. Anti Rayap dan Anti Jamur

Keunggulan berikutnya dari kayu jati yang akan dibahas, yakni tahan terhadap serangan rayap dan anti jamur. Disamping tingkat kekerasnnya yang begitu baik, kayu jati juga memiliki kandungan minyak pelumas.

Nah, kandungan minyak pelumas tersebutlah yang berfungsi untuk melindungi kayu jati dari serangan rayap maupun jamur. Sehingga tak heran, jika jenis kayu yang satu ini tidak mudah mengalami keropos.

Kekurangan Kayu Jati

  1. Harga yang Cenderung Mahal

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa kayu jati merupakan salah satu jenis kayu palig mewah di dunia. Dengan demikian, maka tak heran jika harga yang ditawarkannya pun diatas rata-rata jenis kayu lainnya.

Hal itu pun terbukti, yang mana rata-rata perbandingan harga kayu jati dengan jenis kayu lainnya mencapai 30% per kubik.

  1. Tidak Cocok Untuk Duco

Selain harganya yang mahal, kekurangan kayu jati juga tidak cocok untuk duco. Mengapa demikian? Pasalnya, hal itu dikarenakan kayu jati memiliki pori-pori cukup besar sehingga membuatnya tidak cocok dilakukan finishing model cat duco.

Jikapun bisa, maka harus dibutuhkan tenaga yang benar-benar ahli dan membutuhkan dana ekstra lho. Tak hanya itu, terkadang kandungan minyak kayu jati ini akan keluar sehingga saat proses finishing cat duco, maka warnanya menjadi aga kekuningan.

Nah, seperti itulah berbagai keunggulan dan kekurangan dari kayu jati, sehingga bisa anda jadikan sebagai penambah wawasan.

 

Tinggalkan Komentar