lumber ceiling plafon kayu

Harga Lumber ceiling Plafon Kayu

Lumber ceiling adalah salah satu produk dari kayu yang umumnya banyak digunakan sebagai penutup plafon dari kayu sebagai pengganti gypsum.

Lumber ceiling ini didesain dengan model TNG (Tounge And Groove) yang berfungsi untuk memudahkan pada saat proses pemasangan, juga sebagai kuncian penguat antara material satu dengan lainnya.
Lumber ceiling Kayu Kruing Uk. 1.2x7x100 cm up= 250.000 /m²
Lumber ceiling Kayu Bengkirai Uk. 1.2x7x100 cm up= 350.000 /m²
Lumber ceiling Kayu Agatis Uk. 1.2x7x100 cm up= 280.000 /m²

Apa itu Lumber ceiling ?

Lumber ceiling adalah papan kayu atau dengan istilah lain parquet yang digunakan untuk menutup plafon sebuah rumah, dengan tujuan untuk memberikan suasana yang segar di dalam sebuah ruangan, tak hanya itu dengan plafon kayu rumah terkesan sangat alami dan terlihat lebih mewah.

Kayu lumber ceiling sangat ringan tidak terlalu berat, karena jika kayu tersebut berat akan membuat rangka plafon menjadi tidak seimbang.

Menggunakan plafon kayu, udara panas yang di akibatkan oleh sinar matahari yang tembus ke dalam ruangan  akan tertahan oleh kayu. beda halnya yang masih menggunakan plafon gypsum atau bilik. udara panas masih tetap saja masuk ke dalam ruangan, udara panas dan dingin masih bisa tembus ke dalam ruangan. akan tetapi jika plafon kayu digunakan udara akan menjadi setabil.

Memakai lumber ceiling adalah desain interior yang sangat mewah, namun pengeluaran biaya yang anda keluarkan tidak begitu mahal. manfaat setelah menggunakan lantai kayu sangat banyak, mulai dari kesehatan, keindahan dan kealamian

 

Jenis-jenis Kayu yang Digunakan Untuk Pembuatasn Lambersering (Lumber Ceiling) Plafon

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa memiliki sebuah hunian yang nyaman dan indah merupakan dambaan bagi setiap orang. Untuk mendapatkan hal tersebut, tentu saja ada beberapa elemen yang harus anda penuhi. Ya, salah satunya adalah dengan menggunakan beragam interior berbahan kayu seperti lambersering plafon.

Sempat disinggung pada ulasan di atas tadi bahwa produk plafon lumber ceiling itu terbuat dari beberapa jenis kayu seperti kayu kruing, kayu bengkirai. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai spesifikasi dari ketiga jenis kayu lambersering tersebut, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Seputar Kayu Kruing

Kayu Kruing (keruing)

Kayu kruing memiliki nama latin “dipterocarpus” yang memiliki cabang tidak beraturan, dengan ketinggian pohon sekitar 50 meter. Sedangkan ukuran cabang pohonnya mencapai 35 cm dengan diameter pohon 120 cm. Karakteristik pada kayu kruing memiliki tampilan warna cokelat, kelabu tua, dan cokelat kemerahan.

Kendati demikian, ada juga kayu kruing yang tampil dengan perpaduan ketiga warna tersebut. Bukan hanya itu, bahkan bagian permukaannya pun tampak mengkilap dan teksturnya yang agak licin serta lengket. Warna cokelat muda atau kuning yang ada di bagian teras membuatnya menjadi lebih terang, ketimbang bagian gubal kayu kruing. Tak hanya beda dari segi warna, kayu kruing juga dibedakan lagi berdasarkan kelasnya yakni kelas I dan kelas II.

Nah, karena hal itulah yang membuat kayu kruing lebih banyak digunakan untuk berbagai bahan bangunan, seperti halnya lambersering plafon. Itu artinya, permintaan kayu kruing di pasaran kian mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahunnya. Lantas, seperti apa sajakah kelebihan dan kekurangan pada kayu kruing?

Kelebihan Kayu Kruing

Daya Tahan yang Cukup Mumpuni

Keunggulan pertama dari kayu kruing yang harus anda ketahui, yakni daya tahannya yang hampir setara dengan kayu jati. Dengan demikian, sudah pasti anda tidak perlu meragukan lagi akan kualitas dari kekuatan kayu kruing. Hal itu bukan bualan semata, mengingat kayu kruing termasuk kedalam kayu kelas I dan kelas II. Itulah yang menjadi alasan, mengapa kayu kruing kerap digunakan untuk pembuatan lambersering plafon maupun material bangunan lainnya.

Mengusung Tampilan yang sangat Indah

Disamping daya tahannya yang begitu kuat, kayu kruing juga memiliki warna yang indah dengan perpaduan serat yang beraturan. Dengan penggunaan lumber ceiling plafon kayu kruing, secara otomatis tampilan rumah anda akan tampak lebih eksotis dan ber-estetika.

Baca juga : Inspirasi Desain Untuk Ruang Tamu

Kekurangan Kayu Kruing

Proses Pengerjaan yang Tergolong Sulit

Menurut informasi yang didapat, proses pengerjaan pada kayu kruing ini tergolong cukup suiit. Dengan kata lain,tingkat proses pengerjaan kayu kruing lebih rumit dan sulit dibandingkan jenis kayu lainnya seperti jati, merbau, agatis, bengkirai, dan sebagainya.

Tidak Seawet kayu Jati

Walaupun daya tahan pada kayu kruing hampir setara dengan kayu jati, namun kedua jenis kayu tersebut dapat dibedakan dari tingkat ke-awetannya lho. Ya, kayu jati memang sudah terbukti lebih awet ketimbang kayu kruing. Itu sebabnya, mengapa kayu kruing harus dilakukan tahap perendaman atau pelapisan lebih lanjut agar ketahannya lebih awet.

Terdapat beberapa cara yang bisa anda lakukan dalam membuat kayu kruing lebih awet, dan salah satunya dengan memberikan obat pengawet khusus kayu. Cara yang satu ini memang sangat penting untuk dilakukan, terutama jika anda berniat untuk memasang material kayu kruing di area-area lembab seperti dapur dan kamar mandi.

Tingkat kekerasan pada kayu kruing memang menyerupai kayu jati. Namun, dari tingkat keawetannya tidaklah sehebat kayu jati. Dengan kata lain, tingkat keawetan kayu kruing termasuk kedalam kelas III. Itu artinya, kayu kruing ini memiliki potensi terjadi pelapukan atau keropos dalam jangka waktu yang lumayan singkat.

Kayu Agatis

Kayu Agatis

Kayu agatis banyak ditemui di kawasan tropis seperti Kalimantan dan Sumatera, dimana pohonnya bisa tumbuh hingga 55 meter. Ukuran batang pohonnya mencapai 20 meter dengan diameter hingga 3,5 meter. Dari penampilan fisik, bagian batangnya tampil dengan warna abu-abu kecoklatan sedangkan kulitnya tampak bersisik dan mudah mengelupas. Adapun mengenai beragam pemanfaatan kayu gatis seperti berikut :

  • Bahan untuk pembuatan tiang perahu
  • Bahan untuk pembuatan peti kemas
  • Bahan untuk pembuatan alat musik (salah satunya gitar)
  • Bahan untuk pembuatan property rumah (salah satunya lambersering plafon)
  • Bahan untuk melapisi kayu korek api
  • Sebagai bahan campuran untuk pembuatan parfum
  • Dijadikan sebagai salah satu campuran bahan untuk pembuatan lem
  • Bahan untuk pembuatan dupa
  • Dijadikan sebagai salah satu campuran bahan untuk membuat pewarna batik.

Kayu Bengkirai

Kayu Bengkirai

kayu bengkirai terdiri dari beberapa jenis, dimana masing-masingnya memiliki karakteristik yang berbeda. Kendati demikian, umumnya penggunaan property berbahan kayu bengkirai dapat menambahkan kesan natural dan hangat pada sebuah hunian. Seperti halnya jenis kayu agatis, kayu bengkirai juga banyak ditemui di kawasan tropis seperti Kalimantan. Tak hanya itu, kayu bengkirai pun tumbuh subur di beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina.

Keunggulan Kayu Bengkirai

  • Memiliki durabilitas tinggi
  • Pengolahan kayu yang begitu mudah
  • Kayu bengkirai dapat memberikan estetika pada hunian
  • Harga yang ekonomis